Sidrap, Katasulsel.com — Kesadaran menjaga kesehatan perlu ditanamkan sejak usia sekolah. Hal itulah yang mendorong Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar edukasi dan deteksi dini Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) serta Tuberkulosis (TB) di UPT SD Negeri 11 Pangkajene, Kabupaten Sidrap.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 22 Juli 2026 itu diprakarsai oleh mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas, Sulfina S, sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan siswa tentang penyakit pernapasan yang masih menjadi perhatian di Indonesia.

Sejak awal kegiatan, para siswa diajak mengenal lebih dekat apa itu ISPA dan TB, mulai dari penyebab, gejala, cara penularan, hingga langkah-langkah pencegahannya. Sebelum materi diberikan, peserta terlebih dahulu mengikuti pre-test untuk mengukur tingkat pemahaman mereka terkait kedua penyakit tersebut.

Suasana edukasi berlangsung hidup dan penuh antusias. Materi disampaikan secara interaktif sehingga mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Berbagai pertanyaan pun muncul dari peserta yang ingin mengetahui cara menjaga kesehatan paru-paru dan mencegah penularan penyakit di lingkungan sekolah.

Tak hanya penyampaian teori, mahasiswa KKN juga mengajak siswa mempraktikkan langsung etika batuk yang benar. Anak-anak diajarkan menutup mulut dan hidung menggunakan siku bagian dalam atau tisu saat batuk dan bersin, kemudian membuang tisu ke tempat sampah serta mencuci tangan setelahnya.

Praktik tersebut menjadi salah satu sesi yang paling menarik perhatian siswa. Mereka tampak antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan.

Selain itu, mahasiswa juga mendemonstrasikan enam langkah mencuci tangan sesuai standar Kementerian Kesehatan. Edukasi ini bertujuan membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat yang dapat diterapkan setiap hari, baik di sekolah maupun di rumah.

Melalui sesi praktik bersama, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui cara menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah penyebaran penyakit menular.

Untuk mengetahui efektivitas kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test setelah seluruh materi selesai diberikan. Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk melihat peningkatan pemahaman siswa setelah mendapatkan edukasi kesehatan.

Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan masyarakat.

Melalui edukasi sejak usia dini, diharapkan siswa di Sidrap semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan diri, mengenali gejala ISPA dan TB, serta membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat melindungi diri mereka dari berbagai penyakit menular. (*)

Topik Terkait: PendidikanSidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini