Sidrap, katasulsel.com – Suasana malam Minggu di Kabupaten Sidenreng Rappang mendadak berubah tegang setelah terjadi perkelahian yang melibatkan dua kelompok remaja di depan kawasan kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Sabtu malam (27/6/2026).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.45 Wita itu sontak menyita perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah remaja terlihat terlibat aksi saling kejar dan adu fisik di area yang biasanya ramai aktivitas masyarakat pada malam hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ketegangan bermula dari perselisihan antara dua kelompok yang kemudian memicu aksi kejar-kejaran di sekitar lokasi kejadian. Situasi sempat membuat warga khawatir karena keributan berlangsung di ruang publik dan berpotensi mengganggu keamanan pengguna jalan.

Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi mengaku terkejut melihat sejumlah remaja berlarian sambil mengejar kelompok lainnya. Suasana yang awalnya normal berubah ricuh dalam hitungan menit.

“Awalnya cuma terdengar teriakan, tidak lama kemudian mereka saling kejar. Orang-orang yang lewat langsung menjauh karena takut ikut terkena,” ujar seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.

Peristiwa itu juga memicu perhatian masyarakat di media sosial. Sejumlah video dan foto yang memperlihatkan keributan tersebut mulai beredar di berbagai grup percakapan dan platform digital.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab utama bentrokan maupun identitas para remaja yang terlibat. Tidak ada laporan resmi terkait adanya korban luka berat dalam insiden tersebut.

Masyarakat berharap aparat keamanan dapat melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mengantisipasi potensi bentrokan susulan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Fenomena perkelahian antarkelompok remaja menjadi perhatian serius berbagai pihak karena tidak hanya mengancam keselamatan pelaku, tetapi juga dapat membahayakan warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Aparat dan orang tua diharapkan memperkuat pengawasan guna mencegah kejadian serupa kembali terulang di Kabupaten Sidrap.(*)