Makassar, katasulsel.com β€” Nama Minyak Gosok Cap Tawon sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Produk yang lahir di Makassar lebih dari satu abad lalu ini masih menjadi salah satu oleh-oleh paling dicari wisatawan yang berkunjung ke Sulawesi Selatan.

Sejarah mencatat, Minyak Gosok Cap Tawon pertama kali diracik pada tahun 1912 oleh Lia A Liat dan kemudian diproduksi oleh PT Tawon Jaya Makassar. Awalnya dipasarkan di Makassar dan wilayah Sulawesi, produk ini berkembang hingga dikenal di berbagai daerah bahkan mancanegara.

Meski namanya mengandung kata “tawon”, minyak ini tidak dibuat dari tawon. Komposisinya terdiri dari berbagai bahan alami yang menghasilkan sensasi hangat dan aroma khas yang telah menjadi ciri produk tersebut selama puluhan tahun.

Di pasaran, masyarakat sering mengenal dua varian utama, yakni tutup merah dan tutup putih. Varian tutup merah umumnya memberikan sensasi hangat yang lebih ringan sehingga cocok digunakan sehari-hari. Sementara varian tutup putih menghasilkan rasa panas yang lebih kuat dan banyak digunakan untuk membantu meredakan pegal, nyeri otot, atau keseleo setelah aktivitas berat.

Selain digunakan sebagai minyak gosok, banyak keluarga Indonesia memanfaatkan produk ini untuk membantu menghangatkan tubuh saat masuk angin, mengurangi rasa gatal akibat gigitan serangga, hingga memberikan sensasi nyaman pada otot yang lelah.

Lebih dari sekadar produk kesehatan tradisional, Minyak Gosok Cap Tawon telah menjadi bagian dari sejarah industri lokal Makassar yang mampu bertahan lintas generasi. Hingga saat ini, produk tersebut masih menjadi salah satu ikon oleh-oleh khas Sulawesi Selatan yang paling banyak dicari wisatawan.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Makassar hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Makassar terbaru di sini