Makassar, Katasulsel.com – Peta kepemimpinan kepolisian di Sulawesi Selatan berubah. Melalui Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolri tertanggal 25 Juni 2026, sebanyak 14 jabatan Kapolres di jajaran Polda Sulsel resmi mengalami pergantian.

Rotasi besar-besaran ini menjadi salah satu mutasi paling menonjol di lingkungan Polda Sulsel sepanjang tahun 2026. Sejumlah perwira menengah berpindah wilayah, sebagian mendapat promosi, sementara beberapa lainnya dipercaya mengemban tugas strategis di tingkat Polda.

Di antara nama-nama yang bergeser, terdapat sosok Polwan AKBP Andi Mayasari Patongai yang dipercaya menakhodai Polres Bantaeng. Penunjukan tersebut menjadikannya satu-satunya polisi wanita dalam daftar mutasi Kapolres di Sulawesi Selatan kali ini.

Mutasi tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan di sejumlah daerah strategis, mulai dari Gowa, Bone, Sidrap, Parepare hingga Toraja Utara.

Pergerakan jabatan juga menunjukkan adanya pola estafet kepemimpinan. AKBP Aditya Pradana meninggalkan Soppeng untuk memimpin Pangkep, sementara posisi yang ditinggalkannya diisi AKBP Hari Budiyanto. Namun tak lama kemudian, Hari Budiyanto kembali mendapat amanah baru sebagai Kapolres Enrekang.

Di wilayah Ajatappareng, perhatian tertuju pada pertukaran tongkat komando antara Parepare dan Sidrap. AKBP Indra Waspada Yuda yang sebelumnya memimpin Polres Parepare kini dipercaya memimpin Polres Sidrap, sedangkan posisi Kapolres Parepare diisi AKBP Phunky Mahendra Borniawan.

Sementara itu, AKBP Dr. Fantry Taherong yang selama ini memimpin Polres Sidrap mendapat promosi jabatan sebagai Kabag Binkar SDM Polda Sulsel.

Berikut daftar lengkap Kapolres yang mengalami pergantian berdasarkan STR Kapolri:

NoPolresPejabat Baru
1GowaAKBP Dr. Muh. Yusuf Usman
2PangkepAKBP Aditya Pradana
3SoppengAKBP Hari Budiyanto
4LuwuAKBP Andrias Nurcahyo Wibowo
5WajoAKBP Douglas Mahendrajaya
6MarosAKBP Devi Sujana
7BantaengAKBP Andi Mayasari Patongai
8Toraja UtaraAKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat
9BulukumbaAKBP Stephanus Luckyto Andry Wicaksono
10PalopoAKBP Arvin Hariyadi
11BoneAKBP Astoto Budi Rahmantyo
12ParepareAKBP Phunky Mahendra Borniawan
13SidrapAKBP Indra Waspada Yuda
14EnrekangAKBP Ketut Yoga Saputra

Mutasi di tubuh Polri merupakan hal rutin yang dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Kini, publik menanti bagaimana para pemimpin baru tersebut akan membawa warna dan strategi masing-masing dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah tugasnya. (*)