Sidikalang, Katasulsel.com – Isak tangis menyelimuti Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi. Rencana perjalanan penuh kebahagiaan untuk menghadiri prosesi pra-nikah (martumpol) sang anak berubah menjadi tragedi berdarah.
Sebuah kecelakaan maut terjadi di ruas jalan Sidikalang–Medan, tepatnya di kawasan Lae Pondom, Simpang Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, pada Sabtu (30/5/2026) dini hari.
Tragedi ini merenggut dua nyawa sekaligus: Disman Simbolon, warga Desa Perik Mbelang*, dan Muller Simbolon, warga Desa Laksa. Kedua korban merupakan warga dari dua desa yang bertetangga.
Kronologi Kejadian: Berangkat Demi Hari Bahagia Sang Anak
Niat suci keluarga besar ini sedianya adalah bertolak menuju Martubung, Medan. Muller Simbolon bersama rombongan yang berjumlah 8 orang—termasuk istrinya—berangkat menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna hitam untuk menghadiri acara martumpol (perjanjian pernikahan adat Batak) putra kandung Muller.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Mantan Sekretaris Desa Perik Mbelang*, Erla Banjarnahor, menceritakan awal mula sebelum petaka itu terjadi.
“Disman itu teman sekampung kami. Malam sebelum kejadian, dia naik sepeda motor menuju rumah Muller (di desa tetangga) untuk bergabung dengan rombongan yang mau berangkat ke Medan,” ujar Erla saat dikonfirmasi, Minggu (31/5/2026).
Nahas, di tengah kegelapan malam di jalur rawan Lae Pondom, mobil Avanza yang mereka tumpangi diduga menghantam satu unit truk berwarna kuning.
Benturan keras tersebut membuat bagian depan hingga tengah minibus hitam itu ringsek total. Berdasarkan foto yang diterima awak media, kondisi kendaraan korban rusak parah hingga nyaris tak berbentuk lagi.
Kondisi Korban: Dua Meninggal Dunia, Enam Luka-Luka
Kecelakaan lalu lintas ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Dari total delapan orang di dalam mobil, dua orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara enam penumpang lainnya mengalami luka-luka.
………………………
