Sidrap, Katasulsel.com — Institut Teknologi Kesehatan dan Sains (ITKES) Muhammadiyah Sidrap kembali menorehkan capaian bersejarah. Sebanyak 967 mahasiswa resmi ditetapkan sebagai alumni dalam Yudisium XXIII Tahun 2026, menjadikannya salah satu jumlah lulusan terbesar sepanjang perjalanan kampus tersebut.

Ratusan mahasiswa yang selama bertahun-tahun ditempa melalui proses akademik, praktik klinik, penelitian, hingga pengabdian kepada masyarakat, kini bersiap memasuki dunia profesi sebagai tenaga kesehatan yang akan mengabdi di berbagai daerah di Indonesia.

Yudisium XXIII kali ini diikuti 967 peserta yang berasal dari tiga fakultas. Fakultas Keperawatan dan Kebidanan (FKK) mendominasi dengan 790 alumnus, terdiri dari 353 lulusan Sarjana Kebidanan, 216 lulusan Profesi Bidan, 108 lulusan Sarjana Keperawatan, dan 113 lulusan Profesi Ners.

Fakultas Farmasi (FF) meluluskan 78 alumnus, masing-masing 64 lulusan Sarjana Farmasi dan 14 lulusan Diploma Tiga Farmasi.

Sementara Fakultas Kesehatan Teknologi dan Sains (FKTS) menghasilkan 99 alumnus yang terdiri atas 69 lulusan Sarjana Terapan Terapi Gigi, 24 lulusan Sarjana Administrasi Kesehatan, dan enam lulusan Diploma Tiga Kesehatan Gigi.

Rektor ITKES Muhammadiyah Sidrap, Dr. Muhammad Tahir, S.K.M., M.Kes, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam membangun mutu pendidikan tinggi yang berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan masyarakat.

“Yudisium bukanlah garis akhir, melainkan gerbang awal pengabdian. Hari ini saudara-saudara tidak hanya membawa ijazah dan gelar akademik, tetapi juga amanah untuk menjaga profesionalisme, etika, dan kualitas pelayanan kesehatan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, lulusan ITKES Muhammadiyah Sidrap harus mampu menjadi agen perubahan di sektor kesehatan, sekaligus menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.

“Kami berharap para alumni menjadi insan pembelajar sepanjang hayat. Dunia kesehatan bergerak sangat cepat, sehingga kompetensi harus terus diperbarui agar tetap relevan dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa,” tambahnya.

Dr. Muhammad Tahir juga menegaskan bahwa tingginya jumlah lulusan tahun ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ITKES Muhammadiyah Sidrap sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia kesehatan di Sulawesi Selatan. Di tengah kebutuhan tenaga kesehatan yang terus meningkat, hampir seribu alumni yang lahir dari Yudisium XXIII diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam memperkuat pelayanan kesehatan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Saat satu per satu nama diumumkan dalam prosesi yudisium, bukan hanya status mahasiswa yang berakhir. Pada saat yang sama, lahir pula 967 alumni baru yang siap membawa nama almamater, mengabdikan ilmu, dan menorehkan karya di tengah masyarakat. (*)