Wajo, Katasulsel.com — Di tengah kunjungan kerjanya ke Kabupaten Wajo, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan pesan yang langsung menyentuh kehidupan banyak warga.

Pesan itu bukan soal strategi militer atau keamanan.

Melainkan tentang harapan bagi anak-anak desa, keluarga sederhana dan mereka yang merasa memiliki keterbatasan.

“Jangan pernah menjadikan latar belakang sebagai penghalang. Dengan keberanian, kerja keras dan perjuangan, kita mampu mengubah keadaan menjadi lebih baik,” tegas Pangdam saat memberikan arahan di Makodim 1406/Wajo, Jumat (21/8/2026).

Kalimat itu sontak menjadi perhatian.

Di Kabupaten Wajo yang dikenal sebagai daerah agraris dengan banyak warga berprofesi sebagai petani, nelayan dan pelaku usaha kecil, pesan tersebut dinilai dekat dengan realitas kehidupan masyarakat sehari-hari.

Dari Keluarga Sederhana Bukan Berarti Gagal

Pangdam menegaskan bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh tempat lahir, kondisi ekonomi keluarga atau latar belakang seseorang.

Menurutnya, keberanian mengambil langkah, kemauan bekerja keras dan semangat pantang menyerah menjadi modal utama untuk mengubah masa depan.

Pesan tersebut juga ditujukan kepada para prajurit dan Babinsa yang setiap hari bertugas di tengah masyarakat.

Pangdam mengingatkan bahwa keberhasilan seseorang sering kali lahir dari perjuangan panjang, bukan dari kenyamanan.

Babinsa Diminta Dekat dengan Warga Wajo

Dalam arahannya, Pangdam juga memberikan perhatian khusus kepada para Babinsa yang bertugas di desa-desa.

Ia menyebut Babinsa sebagai ujung tombak TNI yang paling dekat dengan masyarakat.

Karena itu, hubungan baik dengan warga harus terus dijaga.

“Babinsa adalah ujung tombak satuan di lapangan. Jaga hubungan baik dengan masyarakat, karena keberhasilan tugas juga ditentukan oleh kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada kita,” ujarnya.

Pesan tersebut relevan bagi Kabupaten Wajo yang memiliki wilayah luas dengan puluhan desa dan kelurahan yang menjadi area pembinaan para Babinsa.

Rumah Tangga Harmonis, Tugas Lebih Maksimal

Selain berbicara tentang perjuangan hidup dan pengabdian, Pangdam juga menyoroti pentingnya keharmonisan keluarga.

Menurutnya, dukungan pasangan dan suasana rumah tangga yang baik menjadi kekuatan besar bagi prajurit dalam menjalankan tugas negara.

“Keharmonisan rumah tangga, saling menghargai dan saling menyayangi antara suami dan istri adalah kekuatan dalam mendukung pelaksanaan tugas,” katanya.

Kunjungan kerja Pangdam XIV/Hasanuddin ke Makodim 1406/Wajo disambut langsung Dandim Letkol Inf Harianto, S.I.P., bersama prajurit dan Persit.

Namun dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut, satu pesan yang paling membekas adalah bahwa anak desa, anak petani, anak nelayan maupun siapa pun yang berasal dari keluarga sederhana tetap memiliki peluang yang sama untuk sukses, selama berani bermimpi dan mau berjuang. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Wajo hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Wajo terbaru di sini