Sidrap, katasulsel.com — Peta politik di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mulai bergerak dinamis menjelang konsolidasi kekuatan partai di tingkat daerah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Sidrap menegaskan sikap politiknya yang terbuka dan inklusif bagi siapa pun yang ingin berkontribusi untuk masyarakat.

Ketua DPC PKB Sidrap periode 2026–2031, Agus Rasyid Butu, menegaskan bahwa PKB bukan partai yang membatasi diri pada kelompok tertentu. Sebaliknya, pintu partai disebut selalu terbuka bagi warga yang memiliki niat baik untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Sidrap.

“PKB adalah partai nasionalis religius yang terbuka untuk semua. Kami tidak membatasi diri hanya pada kelompok tertentu. Siapa pun yang memiliki niat baik untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Sidrap, pintu PKB selalu terbuka,” tegasnya di Pangkajene, Jumat, 12 Juni 2026

Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal politik bahwa PKB Sidrap tengah menyiapkan ruang lebih luas bagi figur-figur baru, baik dari kalangan muda, tokoh masyarakat, maupun pelaku sosial yang ingin terlibat dalam kerja-kerja politik dan pembangunan daerah.

Sikap terbuka ini juga dibaca sebagai upaya memperkuat basis partai di tingkat akar rumput, di tengah dinamika politik lokal yang terus berkembang pascapemilu dan menjelang agenda-agenda politik berikutnya.

Agus menekankan, politik bagi PKB bukan sekadar kontestasi kekuasaan, tetapi juga ruang pengabdian yang harus tetap berpijak pada kepentingan masyarakat luas.

“Yang kita cari bukan hanya dukungan politik, tapi juga energi baru untuk memperjuangkan Sidrap yang lebih baik,” tambahnya.

Dengan narasi “pintu terbuka”, PKB Sidrap mencoba menegaskan posisinya sebagai rumah politik yang inklusif—di mana perbedaan tidak menjadi sekat, melainkan modal untuk memperkuat gerakan bersama di daerah. (*)