Kemenangan telak Prof JJ juga membawa ekspektasi tinggi. Kontinuitas kepemimpinan memberi ruang untuk kebijakan jangka menengah yang lebih terukur, namun sekaligus menuntut inovasi agar Unhas tidak terjebak dalam comfort zone birokrasi akademik.
Dengan mandat hampir bulat dari MWA, Prof Jamaluddin Jompa memasuki periode 2026–2030 dengan legitimasi politik kampus yang kuat. Kini, publik menanti bagaimana legitimasi tersebut diterjemahkan menjadi lompatan kualitas institusi, agar Unhas tak hanya kokoh sebagai kampus besar di Indonesia Timur, tetapi juga kompetitif di panggung global. (*)
📖 BACA JUGA
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Makassar Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Makassar hanya di Katasulsel.com
Halaman
