Laporan: Tipue Sultan | Sidrap

Sidrap, katasulsel.com — Sore baru berjalan beberapa menit ketika teriakan suporter mulai menggema dari tribun Stadion Ganggawa, Jumat (12/6/2026). Matahari masih menyengat, tetapi tensi pertandingan Sidrap Cup 2026 antara ASA FC dan Bugis FC sudah terasa panas sejak peluit awal dibunyikan.

Bugis FC yang bermain membawa nama tuan rumah mencoba tampil percaya diri. Dukungan penonton yang memadati tribun menjadi energi tambahan bagi anak asuh Hendra untuk menekan sejak menit-menit awal.

Namun yang terjadi di lapangan justru berbeda.

ASA FC asal Sulawesi Barat tampil lebih tenang. Mereka tidak terburu-buru menyerang. Setiap bola dimainkan dari kaki ke kaki, membangun serangan perlahan seperti tim yang sudah memahami betul kapan harus menekan dan kapan harus menunggu.

Di lini tengah, duel berlangsung keras. Eric, Farhan dan Yaqub beberapa kali berusaha membuka ruang bagi Ari yang diplot sebagai ujung tombak Bugis FC. Namun tembok pertahanan ASA FC yang dikawal Raju dan Edgard nyaris tak memberi celah.

Sepanjang babak pertama, pertandingan lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Beberapa peluang tercipta, tetapi belum cukup untuk mengubah papan skor.

Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, irama pertandingan berubah total.

ASA FC mulai menaikkan tempo. Mereka memainkan pressing ketat dan memaksa pemain-pemain Bugis FC kehilangan banyak bola di area sendiri.

Petaka bagi tuan rumah akhirnya datang.

Pada sebuah serangan yang dibangun cepat dari sisi lapangan, bola mengarah kepada Rasyid Bakri. Tanpa banyak sentuhan, pemain bernomor punggung 17 itu melepaskan penyelesaian yang gagal dihentikan penjaga gawang Wiwin.

Gol.

Tribun yang sebelumnya riuh mendadak hening sejenak.

ASA FC unggul 1-0.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri pemain Sulbar meningkat drastis. Mereka semakin leluasa memainkan umpan-umpan pendek dan menguasai jalannya pertandingan.

Bugis FC mencoba bangkit.

Pelatih Hendra beberapa kali memberikan instruksi dari pinggir lapangan. Pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor. Namun ketika sedang berusaha mengejar ketertinggalan, pertahanan mereka kembali ditembus.

Lagi-lagi nama Rasyid Bakri muncul sebagai mimpi buruk bagi tuan rumah.

Menerima umpan matang di depan kotak penalti, ia lolos dari kawalan bek dan menuntaskan peluang menjadi gol kedua.

Papan skor berubah menjadi 2-0.

Pendukung ASA FC yang datang dari Sulbar langsung bersorak. Di sisi lain, para pemain Bugis FC mulai terlihat kehilangan ritme permainan.

Kondisi semakin sulit ketika ASA FC menemukan ruang lebih banyak di lini belakang lawan.

Menjelang akhir pertandingan, Andi Irfan yang mengenakan nomor punggung 80 menyempurnakan pesta timnya. Memanfaatkan kelengahan pertahanan Bugis FC, ia melepaskan penyelesaian dingin yang kembali menggetarkan jala gawang.

Gol ketiga.

Skor 3-0.

Stadion Ganggawa yang sebelumnya berharap melihat kemenangan tuan rumah justru menjadi panggung pertunjukan ASA FC.

Sementara itu, satu-satunya kartu kuning dalam pertandingan diberikan kepada Iwan dari Bugis FC setelah terlibat pelanggaran keras saat mencoba menghentikan serangan lawan.

Hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada lagi gol tambahan.

ASA FC keluar sebagai pemenang dengan permainan yang efektif, disiplin, dan tajam dalam memanfaatkan peluang. Sementara Bugis FC harus menerima kenyataan pahit gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri.

Kemenangan ini membuat ASA FC mengirim sinyal kuat kepada para pesaing di Sidrap Cup 2026. Jika mampu mempertahankan performa seperti sore ini, tim asal Sulawesi Barat tersebut layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat kuat pemburu trofi.

Hasil Akhir
ASA FC (Sulbar) 3-0 Bugis FC (Sidrap)

Pencetak Gol
⚽ Rasyid Bakri (2)
⚽ Andi Irfan (1)

Kartu Kuning
🟨 Iwan (Bugis FC)

Turnamen
Sidrap Cup 2026

Stadion
Ganggawa, Sidrap