Sidrap, katasulsel.com — Belum genap sehari menerima tongkat komando sebagai Kapolres Sidrap, AKBP Indra Waspada Yuda langsung mendapat kabar yang bisa disebut sebagai “kado penyambutan” dari jajaran Satreskrim Polres Sidrap.
Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dan Resmob Satreskrim Polres Sidrap berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian dan penggelapan sepeda motor yang meresahkan warga di Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai montir bengkel dan diduga terlibat dalam serangkaian aksi pencurian serta penggelapan kendaraan milik warga.
Kasus ini menjadi pengungkapan pertama yang menyita perhatian publik bersamaan dengan momentum pergantian pucuk pimpinan Polres Sidrap dari AKBP Dr. Fantry Taherong kepada AKBP Indra Waspada Yuda.
Operasi yang Berakhir di Jalan Andi Cammi
Nama terduga pelaku sudah lama masuk radar penyelidik.
Berbekal dua laporan polisi berbeda, Tim URC Satreskrim Polres Sidrap mulai menyusun mozaik kasus yang awalnya tampak berdiri sendiri.
Laporan pertama terkait hilangnya satu unit Yamaha Jupiter Z milik seorang warga yang raib dari depan kamar kos.
Laporan kedua jauh lebih besar.
Seorang pemilik usaha menitipkan lima unit sepeda motor kepada seorang montir untuk diperbaiki.
Namun kendaraan itu justru tidak pernah kembali.
Korban kemudian mengetahui motor-motor tersebut diduga telah digadaikan kepada pihak lain.
Total kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan, Tim URC bergerak melakukan penindakan.
Pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 14.17 WITA, terduga pelaku berhasil diamankan di kawasan Jalan Andi Cammi, Kelurahan Rijang Pittu.
Dari Pencurian Hingga Penggelapan
Hasil pemeriksaan awal mengungkap fakta yang cukup mengejutkan.
Selain diduga mencuri satu unit Yamaha Jupiter Z, terduga pelaku juga mengakui telah menggelapkan sejumlah kendaraan yang dititipkan kepadanya untuk diperbaiki.
Alih-alih masuk ruang servis, kendaraan tersebut diduga berpindah tangan melalui praktik gadai kepada pihak lain.
Penyidik kemudian bergerak melakukan pelacakan barang bukti.
Hasilnya, lima unit sepeda motor berhasil ditemukan dan diamankan.
Sementara satu unit lainnya masih dalam proses pencarian.
Diduga Berakhir ke Barang Haram
Kasus ini semakin menarik perhatian setelah penyidik mendalami penggunaan uang hasil penjualan dan gadai kendaraan tersebut.
Dari hasil interogasi, uang yang diperoleh terduga pelaku diduga digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu-sabu.
Fakta ini membuat penyidik membuka kemungkinan adanya pengembangan perkara lebih lanjut.
Jejak aliran uang, pihak-pihak yang menerima gadai kendaraan, hingga kemungkinan keterkaitan dengan tindak pidana lain kini menjadi bagian dari pendalaman penyidikan.
Kasat Reskrim: Tidak Ada Ruang bagi Pelaku Kejahatan Jalanan
Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Welfrick Krisyana Ambarita, menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja cepat anggota di lapangan dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Menurutnya, kepercayaan publik harus dijawab dengan tindakan nyata.
“Setiap laporan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara serius. Kami mengapresiasi kerja Tim URC dan Resmob yang berhasil mengungkap kasus ini serta mengamankan barang bukti. Kami juga masih melakukan pengembangan untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa terungkap secara utuh,” ujar AKP Welfrick.
Perwira yang dikenal tegas itu menambahkan bahwa Satreskrim Polres Sidrap tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan yang merugikan masyarakat.
Kanit Resmob: Kami Kejar Sampai Ditemukan
Sementara itu, Kanit Resmob Satreskrim Polres Sidrap, IPDA Junaidi Khadafi, mengungkapkan bahwa proses pengungkapan tidak dilakukan dalam waktu singkat.
Tim harus melakukan penelusuran terhadap keberadaan terduga pelaku serta melacak satu per satu kendaraan yang telah berpindah tangan.
“Kami melakukan serangkaian penyelidikan dan pengembangan. Fokus kami bukan hanya mengamankan pelaku, tetapi juga mengembalikan barang bukti milik korban. Saat ini masih ada satu unit kendaraan yang dalam pencarian dan tim terus bekerja untuk menemukannya,” kata IPDA Junaidi Khadafi.
Menurutnya, keberhasilan menemukan sebagian besar kendaraan menjadi bukti bahwa setiap informasi yang diperoleh dari masyarakat ditindaklanjuti secara maksimal oleh anggota di lapangan.
Kado Penyambutan untuk Kapolres Baru
Di tengah suasana sertijab dan pergantian kepemimpinan Polres Sidrap, keberhasilan pengungkapan ini menjadi sinyal bahwa mesin penegakan hukum tetap bekerja.
Bagi AKBP Indra Waspada Yuda yang baru saja resmi menjabat Kapolres Sidrap, keberhasilan Tim URC, Resmob, dan Satreskrim tersebut dapat menjadi modal awal dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Terlebih, AKBP Indra dikenal memiliki rekam jejak kuat dalam pengungkapan kasus kriminal saat bertugas di berbagai daerah, termasuk ketika pernah menjabat Kasat Narkoba Polres Sidrap.
Kini publik menunggu langkah-langkah berikutnya.
Sebab satu perkara telah terungkap.
Namun penyidik masih memburu satu unit motor yang belum ditemukan, sekaligus mendalami seluruh mata rantai kejahatan yang diduga terjadi di balik kasus ini. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
