Sidrap, Katasulsel.com – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menutup Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulawesi Selatan 2026 dengan cara yang nyaris sempurna. Tak hanya sukses menjadi tuan rumah bagi puluhan ribu guru dari 24 kabupaten/kota, Sidrap juga berhasil merebut gelar juara umum pada ajang yang berlangsung 2–6 Juli 2026 tersebut.

Kontingen Sidrap mengakhiri kompetisi di puncak klasemen dengan raihan 4 medali emas, 3 perak, dan 5 perunggu, unggul atas Kota Makassar yang finis di posisi kedua serta Kabupaten Barru di peringkat ketiga.

Keberhasilan ini menjadi catatan tersendiri dalam sejarah Porsenijar PGRI Sulsel. Sebab, tidak banyak daerah yang mampu menyatukan dua keberhasilan sekaligus: menjadi penyelenggara yang sukses dan tampil sebagai juara umum.

Lebih menarik lagi, sejak sebelum pembukaan, Sidrap memang telah menyatakan kesiapan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Selama lima hari pelaksanaan, ribuan guru memadati berbagai arena pertandingan dan lomba yang tersebar di wilayah Sidrap.

Dari Lautan Guru Menjadi Lautan Prestasi

Porsenijar PGRI Sulsel 2026 bukan sekadar ajang perlombaan. Event ini menjadikan Sidrap sebagai pusat perhatian Sulawesi Selatan selama hampir sepekan.

Puluhan ribu peserta, official, dan pendamping datang ke Bumi Nene Mallomo. Hotel, penginapan, rumah makan, hingga pelaku UMKM merasakan dampak ekonomi dari perputaran aktivitas selama kegiatan berlangsung.

Namun di tengah kesibukan sebagai tuan rumah, kontingen Sidrap tetap mampu menjaga fokus untuk bersaing memperebutkan medali.

Hasilnya, Sidrap menjadi satu-satunya daerah yang mampu mengoleksi empat medali emas dan mengunci posisi teratas klasemen akhir.

Makassar Gagal Pertahankan Dominasi

Keberhasilan Sidrap juga sekaligus menghentikan ambisi Kota Makassar untuk mempertahankan status juara umum.

Sebelum Porsenijar dimulai, kontingen Makassar menargetkan belasan medali emas untuk kembali menjadi yang terbaik. Namun hingga kompetisi berakhir, Makassar harus puas berada di posisi kedua dengan perolehan 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Di sisi lain, Barru tampil mengejutkan dengan menembus tiga besar dan mengungguli sejumlah daerah yang sebelumnya lebih diunggulkan.

Sidrap Kirim Pesan Kuat ke Sulsel

Di balik gelar juara umum ini, tersimpan pesan yang lebih besar bagi masyarakat Sulawesi Selatan.

Porsenijar 2026 menunjukkan bahwa Sidrap tidak hanya dikenal sebagai daerah lumbung pangan nasional. Kabupaten ini juga mampu menjadi tuan rumah event berskala provinsi dengan ribuan peserta serta membuktikan kualitas sumber daya manusianya melalui prestasi di arena perlombaan.

Ketika api Porsenijar Sulsel 2026 resmi padam pada 6 Juli, Sidrap tidak hanya meninggalkan kesan sebagai penyelenggara yang ramah. Sidrap juga meninggalkan jejak sebagai daerah yang berhasil berdiri paling tinggi di podium kehormatan Sulawesi Selatan.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini