Sidrap, katasulsel.com β€” Malam sudah larut. Sebagian besar warga mungkin telah terlelap. Namun, di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), ada aktivitas yang justru baru dimulai.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, memerintahkan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) bergerak ke persawahan untuk menyuplai air kepada petani yang mulai kesulitan akibat kemarau.

Perintah itu muncul setelah laporan dari masyarakat mengenai sawah yang mulai kekurangan pasokan air. Tanpa menunggu pagi, instruksi langsung diberikan agar mobil tangki Damkar menuju lokasi dan membantu menyelamatkan tanaman padi yang terancam mengering.

Salah satu warga Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan tersebut.

“Assalamualaikum, terima kasih Pak Bupati, bantuan air untuk petani di Desa Timoreng Panua, Kecamatan Panca Rijang,” bunyi pesan yang diterima Bupati Syaharuddin Alrif.

Laporan serupa juga datang dari Desa Allakuang. Dalam pesan yang diteruskan kepada jajaran Dinas Pemadam Kebakaran, Bupati meminta Kepala Bidang terkait segera mengatur penyuplaian air ke sawah milik petani.

“Assalamualaikum, izin Pak Kabid, penyuplaian air ke sawah petani atas nama Lahere di Desa Allakuang,” demikian isi instruksi tersebut.

Langkah ini menjadi bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Sidrap menghadapi dampak musim kemarau yang mulai dirasakan petani di sejumlah wilayah. Di tengah keterbatasan debit air irigasi, armada Damkar yang biasanya bertugas memadamkan kebakaran kini ikut difungsikan membantu menjaga sawah tetap memperoleh pasokan air.

Bagi petani, setiap tetes air sangat berarti. Kekurangan air dalam fase pertumbuhan padi dapat menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan gagal panen apabila tidak segera ditangani.

Karena itu, keputusan Bupati Syaharuddin Alrif mengerahkan armada Damkar pada malam hari mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka menilai pemerintah tidak hanya menunggu laporan, tetapi langsung hadir memberikan solusi ketika petani membutuhkan bantuan.

Upaya tersebut juga menjadi sinyal bahwa sektor pertanian tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Sidrap. Di tengah ancaman kekeringan, berbagai langkah darurat terus dilakukan agar produksi padi sebagai salah satu andalan daerah tetap terjaga dan petani tidak dibiarkan menghadapi persoalan itu sendirian. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini