Nur Dhani
SIDRAP, KATASULSEL.COM – Duduk membungkuk saat belajar, berjalan dengan bahu merunduk, hingga membawa tas dengan posisi yang salah sering dianggap hal biasa oleh remaja.
Padahal, kebiasaan tersebut dapat berdampak pada kesehatan tulang, otot, dan sendi dalam jangka panjang.
Berangkat dari kondisi itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar penyuluhan kesehatan bertajuk “Aja’ Mabbungkuk: Tegakkan Postur, Wujudkan Generasi Sehat” di MTs DDI Al-Barokah, Desa Teteaji, pada 29 Juli 2026.
Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga postur tubuh yang benar sejak usia sekolah sebagai langkah pencegahan gangguan muskuloskeletal di masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya menerima materi secara teori.
Mereka juga diajak mempraktikkan langsung cara duduk, berdiri, berjalan, hingga membawa tas sekolah dengan posisi yang benar.
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif.
Para siswa tampak antusias mengikuti demonstrasi yang diperagakan mahasiswa KKN, termasuk sesi peregangan (stretching) sederhana yang bertujuan menjaga fleksibilitas otot serta mengurangi risiko nyeri akibat kebiasaan postur yang kurang baik.
Pemateri kegiatan, Nur Dhani, menjelaskan bahwa kesadaran menjaga postur tubuh perlu ditanamkan sejak usia remaja karena manfaatnya akan dirasakan hingga dewasa.
“Kami berharap penyuluhan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa bahwa menjaga postur tubuh bukan hanya untuk penampilan, tetapi juga untuk mencegah gangguan pada tulang, sendi, dan otot. Dengan membiasakan postur yang baik sejak dini, siswa dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih sehat dan produktif,” ujarnya.
Kebiasaan Kecil, Dampaknya Bisa Besar
Banyak remaja tidak menyadari bahwa posisi tubuh saat belajar, menggunakan gawai, atau membawa beban dapat memengaruhi kesehatan fisik mereka dalam jangka panjang.
Postur yang salah secara terus-menerus dapat memicu keluhan nyeri punggung, leher, bahu, hingga gangguan pada tulang belakang.
Karena itu, edukasi seperti ini dinilai penting agar siswa memahami bahwa menjaga postur tubuh merupakan bagian dari pola hidup sehat yang sering kali terabaikan.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari pihak MTs DDI Al-Barokah yang menilai materi yang diberikan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa.
Pihak sekolah berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga diterapkan saat berada di rumah maupun lingkungan sekitar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin atas edukasi yang diberikan kepada siswa kami. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga postur tubuh dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap pihak sekolah.
Melalui program “Aja’ Mabbungkuk”, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap siswa semakin sadar bahwa menjaga kesehatan tidak selalu dimulai dari hal besar.
Terkadang, perubahan sederhana seperti duduk dengan benar, berdiri tegak, dan mengurangi kebiasaan membungkuk dapat menjadi investasi kesehatan yang berharga untuk masa depan.
Sebab generasi sehat tidak hanya dibentuk oleh makanan bergizi dan olahraga, tetapi juga oleh kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. (*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
