Sidrap, Katasulsel.com – Nama Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali mengukuhkan posisinya sebagai lumbung pangan Sulawesi. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, datang langsung ke Bumi Nene Mallomo untuk membangun kemitraan pasokan beras yang diyakini mampu memperkuat ketahanan pangan kedua daerah.
Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Bupati Minahasa, Vanda Sarundajang, bersama Sekretaris Daerah Minahasa, Lynda D. Watania. Rombongan diterima Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah di Ruang Pertemuan Bupati Sidrap.
Tak sekadar kunjungan, pertemuan itu menghasilkan komitmen kerja sama antarpemerintah daerah di sektor komoditas beras yang disaksikan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara, Joko Supratikto.
Momentum tersebut juga ditandai dengan penandatanganan kerja sama bisnis (business to business) antara pedagang beras asal Minahasa dan pelaku usaha penggilingan beras di Sidrap.
Kesepakatan itu membuka jalur distribusi baru bagi beras produksi Sidrap ke Sulawesi Utara sekaligus memberi peluang pasar yang lebih luas bagi pengusaha penggilingan dan petani di daerah ini.
Sidrap selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi padi terbesar di Sulawesi Selatan. Didukung modernisasi penggilingan dan pengembangan hilirisasi pertanian, daerah ini mampu menghasilkan beras dalam jumlah besar dan menjadi salah satu penyangga kebutuhan pangan di berbagai wilayah.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya menjamin ketersediaan beras di Kabupaten Minahasa, tetapi juga memperkuat jejaring perdagangan antardaerah yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi petani dan pelaku usaha.
Pertemuan itu turut dihadiri unsur Bank Indonesia, Forkopimda Sidrap, pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan komunitas petani dan pelaku usaha dari kedua kabupaten.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
