Sidrap, Katasulsel.com – Ada satu desa di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) yang kini menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, sukses mencuri perhatian saat menjalani verifikasi lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026, Kamis (23/7/2026).
Bukan tanpa alasan. Desa yang berada di wilayah perbatasan ini dinilai memiliki lompatan kemajuan di berbagai sektor, mulai dari pertanian modern, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi desa yang terus berkembang.
Kedatangan tim verifikasi yang dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh, disambut meriah dengan tarian Paduppa di Kantor Desa Kalosi Alau.
Di hadapan tim penilai, Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif tampil penuh optimisme. Ia meyakini Kalosi Alau mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidrap dan bersaing menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.
Menariknya, salah satu kekuatan terbesar desa ini justru datang dari sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.
Kalosi Alau memiliki sekitar 921 hektare lahan persawahan. Jika sebelumnya petani hanya mampu menghasilkan 6 hingga 7 ton gabah per hektare, kini produktivitas meningkat tajam menjadi 10 hingga 11 ton per hektare setelah penerapan sistem pertanian modern.
Peningkatan tersebut bukan hanya angka di atas kertas. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan dan geliat ekonomi desa yang semakin kuat.
Selain padi, warga juga mengembangkan berbagai komoditas unggulan seperti kopi, cengkeh, gula merah, peternakan, perikanan, perdagangan hingga usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Tak hanya unggul di sektor ekonomi, Kalosi Alau juga dikenal aktif menghadirkan inovasi pelayanan masyarakat.
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
