Di hadapan tim verifikasi, ia juga mengungkapkan bahwa seluruh warga Desa Kalosi Alau telah mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah daerah.
Sementara di bidang pendidikan, anak-anak dari keluarga kurang mampu terus mendapatkan akses pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) dan berbagai program lanjutan hingga ke perguruan tinggi.
Namun ada satu hal yang paling mencuri perhatian dalam proses penilaian kali ini.
Desa Kalosi Alau dipimpin oleh seorang kepala desa perempuan, Andi Apris, yang dinilai berhasil membawa perubahan signifikan bagi desanya.
“Kepala Desa Kalosi Alau ini perempuan hebat. Insya Allah bisa berprestasi dan memenangkan lomba desa tingkat provinsi,” kata Syaharuddin disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Sementara itu, Andi Apris menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sidrap sehingga Kalosi Alau dipercaya menjadi wakil daerah pada ajang bergengsi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut.
Ia berharap seluruh hasil penilaian lapangan sesuai dengan dokumen administrasi yang telah disampaikan, sehingga Desa Kalosi Alau dapat meraih prestasi terbaik dan membawa nama Sidrap semakin dikenal di tingkat provinsi.
Dengan sederet inovasi, pertanian yang terus berkembang, serta dukungan masyarakat yang kuat, Kalosi Alau kini menjadi salah satu desa yang paling diperhitungkan dalam perebutan gelar Desa Terbaik Sulawesi Selatan 2026.(*)
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
