Makassar, katasulsel.com — Pemimpin Redaksi Katasulsel.com, Edy Basri, didaulat menjadi pemateri dalam Workshop Jurnalistik Digital yang digelar Lembaga Riset & Pelatihan Webpro Digital Indonesia, secara virtual melalui Zoom, Senin (25/5/2026).
Kehadiran Edy sebagai narasumber menjadi sorotan tersendiri. Selain dikenal sebagai pemimpin redaksi media online, ia juga menjabat Ketua Kolaborasi Jurnalis Indonesia (KJI) Sulawesi Selatan, sehingga dinilai memiliki pengalaman kuat dalam dunia jurnalistik sekaligus pengelolaan media digital.
Workshop tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai latar belakang, mulai jurnalis, pengelola portal berita, pegiat media digital, hingga peserta yang ingin memahami perkembangan jurnalistik di tengah era algoritma dan transformasi teknologi.
Dalam pemaparannya, Edy Basri membahas perubahan besar dunia media yang kini tidak lagi hanya bergantung pada kualitas tulisan, tetapi juga pada kekuatan teknis di balik sebuah portal berita.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Menurutnya, media digital hari ini harus memahami bahwa berita bagus saja tidak cukup jika tidak didukung sistem yang sehat dan ramah mesin pencari.
Ia menjelaskan, fondasi teknis SEO menjadi langkah awal yang wajib diperkuat sebelum sebuah media berbicara soal pertumbuhan trafik dan pageviews.
Beberapa elemen dasar yang ia soroti antara lain robots.txt yang rapi, .htaccess yang bersih, sitemap utama dan news sitemap yang aktif, Search Console yang stabil, hingga perlindungan dari cache error dan mobile mismatch.
Setelah fondasi teknis kuat, Edy menekankan media harus fokus pada elemen yang paling berdampak terhadap pertumbuhan pembaca.
Ia menyebut fitur Related Posts atau “Baca Juga” otomatis sebagai salah satu strategi penting untuk mendorong internal traffic dan memperpanjang session depth pembaca di dalam portal berita.
Selain itu, penggunaan Schema NewsArticle dan Breadcrumb dinilai mampu membantu optimasi CTR, memperkuat struktur konten di mesin pencari, serta membuka peluang lebih besar tampil di Google News.
Tak kalah penting, ia juga menyoroti Web Vitals dan kecepatan akses mobile, yang kini menjadi salah satu faktor utama dalam pengalaman pengguna sekaligus mendukung distribusi berita di Google Discover.
Di hadapan peserta, Edy menegaskan bahwa jurnalis modern tak cukup hanya cepat menulis dan menyajikan informasi.
Menurutnya, redaksi juga harus memahami bagaimana berita bisa ditemukan, dibaca, dan terus hidup di tengah persaingan digital yang makin kompetitif.
Workshop ini menjadi ruang berbagi yang menarik karena materi yang dibawakan tidak berhenti pada teori jurnalistik, tetapi menyentuh strategi teknis yang kini menjadi “nyawa baru” pertumbuhan portal berita modern.
Lewat forum tersebut, Edy Basri menegaskan bahwa di era digital, jurnalis bukan hanya penulis informasi, tetapi juga harus memahami ekosistem teknologi yang membuat berita tetap bernilai, terdistribusi luas, dan bertahan di tengah arus algoritma. (*)
