Sidrap, Katasulsel.com – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun kaderisasi melalui Diklat Terpadu Dasar (DTD) VII yang resmi dibuka pada Kamis (23/7/2026) di Pondok Pesantren Nurul Azhar Talawe. Mengusung tema “Kader Ansor yang Berkarakter, Berakhlak Ahlussunnah Wal Jama’ah serta Siap Mengabdi kepada Agama dan Negara”, kegiatan ini diikuti sekitar 70 peserta yang akan menjalani proses kaderisasi dasar.

Pembukaan DTD VII dihadiri Ketua GP Ansor Kabupaten Wajo dan Enrekang, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Sidrap Andi Anis Dahlan yang mewakili Bupati Sidrap, perwakilan Dandim 1420/Sidrap melalui Koramil Maritengngae, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan Muh. Ridwan Yusuf, jajaran Nahdlatul Ulama, pengurus Ansor-Banser, tokoh masyarakat, serta para peserta diklat.

Ketua PC GP Ansor Sidrap Sultan Buana Nurkholis mengatakan bahwa DTD merupakan pintu awal pembentukan kader Ansor yang memiliki kualitas kepemimpinan, keilmuan, serta loyalitas terhadap agama dan bangsa.

Menurutnya, terdapat empat karakter utama yang wajib dimiliki setiap kader Ansor.

Pertama, karakter kepemudaan, yaitu semangat untuk terus belajar, berkembang, produktif, dan memberikan manfaat bagi lingkungan. Kedua, karakter keislaman, yakni berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai pedoman dalam kehidupan beragama.

Ketiga adalah karakter kemasyarakatan, yakni kemampuan hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan sosial, keagamaan maupun mendukung program pemerintahan. Sedangkan karakter keempat adalah karakter kebangsaan, di mana Ansor dan Banser akan selalu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan menjunjung tinggi persatuan, toleransi, serta nilai-nilai kebhinekaan.

“Empat karakter inilah yang harus menjadi identitas setiap kader Ansor. Kami ingin melahirkan kader yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga memiliki akhlak, kepedulian sosial, serta siap mengabdi kepada agama dan negara,” tegas Sultan Buana Nurkholis.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Azhar Talawe Ustaz Faturrahman berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap materi dengan sungguh-sungguh sehingga lahir kader-kader Ansor yang mampu menjadi kebanggaan organisasi sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini berjalan maksimal dan melahirkan kader-kader terbaik yang berguna bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Mewakili Bupati Sidrap, Andi Anis Dahlan memberikan apresiasi atas terselenggaranya DTD VII GP Ansor Sidrap. Ia menyampaikan pesan Bupati agar kaderisasi seperti ini terus dilakukan karena memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berkarakter.

“Pemerintah Kabupaten Sidrap akan terus mendukung kegiatan positif organisasi kepemudaan. Semoga kaderisasi ini berjalan lancar dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang berkualitas serta berkontribusi bagi pembangunan daerah,” katanya.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Sulawesi Selatan Muh. Ridwan Yusuf menegaskan bahwa Gerakan Pemuda Ansor merupakan organisasi yang lahir pada tahun 1924 dengan nama Syubbanul Wathan atau Pemuda Cinta Tanah Air, bahkan telah berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka.

Ia mengutip lirik Mars Ansor yang berbunyi “Darah dan nyawa telah kuberikan” sebagai simbol kesetiaan kader Ansor terhadap agama dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Ansor adalah organisasi yang sejak awal berdiri tidak pernah melawan negara, apalagi berkhianat kepada negara. Tugas kita adalah menjaga ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah sekaligus menjadi garda terdepan menjaga persatuan bangsa,” tegasnya.

Ridwan Yusuf mengungkapkan bahwa dirinya baru terpilih sebagai Ketua PW GP Ansor Sulsel pada 23 Februari 2026 dan telah memulai berbagai program penguatan kaderisasi, termasuk pelatihan kader tingkat nasional yang dipusatkan di Sulawesi Selatan.

Ia juga mendorong seluruh Pimpinan Cabang, termasuk GP Ansor Sidrap, agar memperkuat struktur organisasi hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan ranting di setiap desa sehingga mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Selain memperkuat organisasi, GP Ansor Sulsel juga tengah menyiapkan pembentukan Lembaga Penyedia Tenaga Kerja (LPK) sebagai upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia kader Ansor.

Mengakhiri sambutannya, Muh. Ridwan Yusuf secara resmi membuka Diklat Terpadu Dasar VII GP Ansor Kabupaten Sidrap, seraya berharap kegiatan tersebut menjadi awal lahirnya kader-kader muda Ansor yang berkarakter, berakhlak Ahlussunnah Wal Jama’ah, memiliki semangat kebangsaan, serta siap menjadi pelayan umat, mitra pemerintah, dan penjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)

Topik Terkait: Sidrap
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini