Bagi KONI, perhatian terhadap kesehatan atlet bukan pelengkap.

Ia merupakan bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.

Atlet yang berangkat ke Wajo dan Bone nantinya tidak hanya membawa perlengkapan pertandingan.

Mereka membawa satu nama:

Sidrap.

Karena itu, persiapan pun harus dilakukan secara bersama-sama.

KONI menyiapkan atlet dan program pembinaan.

Pelatih mengasah teknik dan strategi.

Sementara tenaga kesehatan memastikan dari sisi medis, para pejuang olahraga Sidrap mendapat pendampingan yang memadai.

Bukan Sekadar Mengejar Medali

Porprov XVIII menjadi panggung bagi atlet Sidrap untuk mengukur hasil pembinaan olahraga selama ini.

Target tentu saja prestasi.

Medali menjadi salah satu ukurannya.

Tetapi di balik setiap medali, ada proses panjang yang tidak selalu terlihat: latihan, disiplin, kelelahan, pemusatan latihan, menjaga kondisi tubuh, hingga kesiapan mental.

Karena itu, pertemuan KONI dan Dinkes Sidrap tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses panjang itu tidak terputus hanya karena persoalan kesehatan.

Atlet bertanding untuk mengejar prestasi. Pemerintah dan organisasi olahraga bertugas memastikan mereka berangkat dengan persiapan terbaik.

Dan kali ini, salah satu persiapan itu bernama layanan kesehatan.

(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini