Enrekang, Katasulsel.com — Kelangkaan LPG 3 kilogram yang mulai dikeluhkan masyarakat Kabupaten Enrekang membuat aparat kepolisian bersama pemerintah daerah turun langsung ke lapangan.

Polres Enrekang bersama Pemerintah Kabupaten Enrekang dan Satgas Ketahanan Pangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah agen dan pangkalan LPG 3 kilogram, Senin (10/8/2026).

Bukan sekadar menghitung jumlah tabung yang tersedia, tim gabungan juga menelusuri bagaimana LPG bersubsidi tersebut bergerak dari agen hingga sampai ke tangan masyarakat.

Pengawasan ini menjadi penting karena kelangkaan di tingkat konsumen tidak selalu hanya disebabkan stok yang kosong. Distribusi yang tidak tepat, penahanan stok, hingga penjualan yang tidak sesuai ketentuan juga dapat membuat LPG bersubsidi sulit diperoleh masyarakat.

Polisi Cek Rantai Distribusi LPG

Sidak dimulai sekitar pukul 10.10 WITA dengan titik awal di depan Polsek Enrekang.

Tim kemudian bergerak melakukan pemeriksaan terhadap jalur distribusi LPG 3 kilogram, mulai dari agen, pangkalan hingga mekanisme penyaluran kepada konsumen.

Sejumlah pejabat turut terlibat dalam pengawasan tersebut, di antaranya Sekda Enrekang sekaligus Kadis Perindag Enrekang Drs. M. Zulkarnain Kara, A.P., M.Si., Wakapolres Enrekang Kompol Ali Maksun, S.Sos., M.M., Asisten II Setda Enrekang Gaswan, S.S., M.A.P., serta Kadis Ketahanan Pangan Enrekang drg. Sri Siswaty Zaenal, M.Adm.Kes.

Turut mendampingi Kapolsek Enrekang AKP Lukman, S.H., Kasat Intelkam Polres Enrekang AKP Deddy Alfa Lobo, S.H., M.M., perwakilan Kejaksaan Negeri Enrekang, jajaran Disperindag, Unit Tipiter Polres Enrekang dan personel Satgas Ketahanan Pangan.

Wakapolres: Jangan Tahan Stok

Dalam pemeriksaan tersebut, Wakapolres Enrekang Kompol Ali Maksun mengingatkan pemilik dan pengelola pangkalan agar tidak memainkan distribusi LPG bersubsidi.

Pangkalan diminta menjual LPG sesuai ketentuan harga yang berlaku dan memprioritaskan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayahnya.

Yang menjadi perhatian khusus adalah potensi penahanan stok.

Polisi mengingatkan agar tidak ada pihak yang sengaja menyimpan atau menahan LPG untuk kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi.

Pengelola juga diminta tidak menjual LPG bersubsidi kepada pihak yang tidak berhak ataupun melayani pembelian dalam jumlah tidak wajar.

“Pangkalan harus turut membantu pemerintah dalam menjaga ketersediaan dan stabilitas harga LPG 3 Kg di tengah masyarakat. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentunya akan dilakukan pembinaan dan tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Ali Maksun.

Kelangkaan Jangan Sampai Jadi Permainan

Bagi pemerintah dan aparat penegak hukum, persoalan LPG 3 kilogram bukan semata soal ada atau tidaknya tabung di pangkalan.

Yang lebih penting adalah memastikan stok yang tersedia benar-benar mengalir kepada masyarakat yang berhak.

Karena itu, pengawasan dilakukan terhadap seluruh mata rantai distribusi.

Jika pasokan tersedia di tingkat agen tetapi tidak sampai ke konsumen, maka persoalan distribusi perlu ditelusuri.

Begitu pula apabila LPG tersedia namun harga di tingkat masyarakat melampaui ketentuan, pemerintah dan aparat dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Sidak tersebut sekaligus menjadi langkah pencegahan agar kelangkaan LPG tidak dimanfaatkan pihak tertentu untuk mencari keuntungan di luar ketentuan.

Polres dan Pemkab Enrekang Akan Lanjutkan Pengawasan

Sinergi Polres Enrekang, Pemkab Enrekang, Kejaksaan Negeri Enrekang dan Satgas Ketahanan Pangan menjadi bagian dari upaya memastikan LPG 3 kilogram tetap tersedia dan terjangkau bagi masyarakat.

Tim gabungan berharap pengawasan langsung tersebut dapat menjaga kelancaran distribusi sekaligus mencegah praktik penimbunan maupun penyimpangan lainnya.

Polres Enrekang bersama instansi terkait juga menegaskan akan mengambil langkah sesuai ketentuan apabila dalam pengawasan berikutnya ditemukan pelanggaran.

Bagi masyarakat Enrekang, pesan dari sidak ini cukup jelas: LPG 3 kilogram adalah barang bersubsidi yang harus sampai kepada masyarakat yang berhak, bukan stok yang sengaja ditahan untuk dimainkan harganya. (FungFi)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Enrekang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Enrekang hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Enrekang terbaru di sini