Sidrap, Katasulsel.com – Momen tak biasa terjadi saat pembukaan Dauroh Syari’iyah Intensif Atase di Masjid Ar-Rahman, Lautang Benteng, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Ahad (28/6/2026).

Di hadapan ratusan peserta dan tamu dari Arab Saudi, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, membuka sambutannya dengan pidato berbahasa Arab yang disampaikan secara fasih. Penampilan tersebut sontak mencuri perhatian seluruh hadirin, termasuk rombongan Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi.

Acara yang dirangkaikan dengan seminar ilmiah bertema “Pengaruh Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya dalam Kehidupan Seorang Muslim” itu menghadirkan Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi, Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimy, bersama Wakil Kepala Atase Agama, Syaikh Barraq bin Abdullah Al-Amir.

Namun bukan hanya materi dauroh yang menjadi sorotan. Kemampuan Bupati Sidrap berbicara dalam bahasa Arab justru menjadi pembahasan tersendiri di tengah kegiatan tersebut.

Syaikh Ahmad bin Isa Al-Hazimy mengaku terkesan dengan isi dan cara penyampaian pidato Syaharuddin Alrif. Bahkan, ia secara khusus meminta salinan naskah pidato tersebut untuk dibawa dan diperlihatkan kepada pihak Kedutaan Besar Arab Saudi.

Momen itu mendapat perhatian peserta dauroh yang datang dari berbagai daerah. Tidak sedikit yang menilai peristiwa tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sidrap.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam mendukung berbagai kegiatan keilmuan Islam yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada sektor fisik dan ekonomi, tetapi juga penguatan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.

“Pemerintah Kabupaten Sidrap sangat mendukung dauroh ilmiah yang penuh berkah ini karena sejalan dengan tujuan kami membangun masyarakat yang berlandaskan ilmu dan iman,” ujarnya.

Ia juga kembali menegaskan cita-cita menjadikan Sidrap sebagai daerah yang melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an serta menjadi negeri yang diberkahi dengan ilmu dan kehadiran para ulama.

Kehadiran rombongan Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Sidrap dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan keilmuan dan ukhuwah Islamiah antara masyarakat Sidrap dan dunia Islam internasional.

Selain memperluas syiar ilmu syar’i, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk semakin mendalami Al-Qur’an dan sunah sebagai pedoman kehidupan.

Di akhir kegiatan, satu hal yang paling banyak diperbincangkan peserta bukan hanya isi seminar, melainkan bagaimana seorang kepala daerah dari Sidrap berhasil membuat utusan resmi Arab Saudi terkesan hingga meminta naskah pidatonya sebagai bentuk penghargaan.