Sidrap, katasulsel.com — Polling “Camat Paling Merakyat” versi pembaca di katasulsel.com, kini mulai memasuki fase paling panas. Per hari ini, Jumat, 29 Mei 2026, peta persaingan mulai terlihat jelas: dua nama berhasil menciptakan jarak cukup jauh dari para pesaing lainnya.

Camat Tellu Limpoe, H. Ridwan Bachtiar, masih kokoh di posisi pertama dengan 2.442 suara. Sementara tepat di belakangnya, Camat Pitu Riase, Andi Mukti Ali, terus menempel ketat dengan 1.988 suara.

Selisih keduanya memang belum terlalu jauh untuk ukuran polling terbuka. Dengan waktu voting yang masih berlangsung hingga 3 Juni 2026 pukul 00.00 WITA, pertarungan dua besar ini diprediksi masih sangat mungkin berubah.

Yang menarik, jarak dua kandidat teratas dengan posisi ketiga terlihat cukup mencolok.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Camat Maritengngae, Firman, berada di posisi ketiga dengan 535 suara. Meski terpaut cukup jauh, raihan itu tetap menunjukkan basis dukungan yang solid dibanding kecamatan lainnya.

Di bawahnya, Camat Dua Pitue, Andi Purnamasari, mengumpulkan 461 suara, disusul Camat Pitu Riawa, Ali Husain, dengan 447 suara.

Persaingan papan tengah justru terlihat paling ketat. Selisih suara antar kecamatan tidak terlalu jauh dan masih berpotensi berubah hanya dalam hitungan jam jika ada peningkatan partisipasi pembaca.

Tellu Limpoe Dominan, Tapi Belum Aman

Tingginya suara untuk Tellu Limpoe dinilai banyak dipengaruhi citra kepemimpinan yang dianggap dekat dengan masyarakat. Nama H. Ridwan Bachtiar cukup sering disebut warga sebagai figur yang aktif di lapangan dan cepat merespons persoalan sosial.

Namun dominasi itu belum membuat posisi puncak sepenuhnya aman.

Pitu Riase justru menjadi ancaman serius. Dukungan untuk Andi Mukti Ali terus bertambah dalam beberapa hari terakhir. Banyak pembaca menilai wilayah Pitu Riase memiliki basis partisipasi warga yang cukup aktif dalam polling ini.

Jika tren kenaikan suara terus terjadi, bukan tidak mungkin posisi puncak akan berubah menjelang penutupan voting.

Papan Tengah Mulai Sengit

Sementara itu, persaingan papan tengah menjadi warna tersendiri dalam polling kali ini.

Maritengngae masih unggul di posisi ketiga, tetapi Dua Pitue dan Pitu Riawa belum menyerah. Selisih suara yang relatif dekat membuat perebutan posisi tiga besar masih sangat terbuka.

Di sisi lain, Panca Lautang dan Watang Pulu sama-sama mengoleksi 206 suara. Persaingan keduanya menjadi salah satu duel paling seimbang dalam polling sejauh ini.

Sedangkan Panca Rijang, Baranti, Watang Sidenreng, dan Kulo masih berupaya mengejar ketertinggalan.

Bukan Survei Ilmiah, Tapi Jadi Gambaran Kedekatan Pemimpin

Pimpinan redaksi (Pimred) katasulsel.com, Edy Basri mengatakan, polling ini bersifat partisipatif dan bukan survei ilmiah. Bukan pula ukuran kinerja setiap camat .

Menurutnya, penilaian pembaca lebih mengarah pada kedekatan camat dengan warga, respons terhadap persoalan masyarakat, hingga dukungan terhadap kegiatan sosial dan ekonomi lokal.

Untuk menjaga fairness, Edy menegaskan jika voting ini dibatasi satu perangkat atau satu IP hanya bisa memberikan satu suara. Bukan cuma itu. Untuk menjaga kualitas polling, hasil vote langsung muncul dan terbaca di website.

“Kenapa begitu? agar nilai keindependensian polling ini senantiasa terjaga, sehat dan demokratis tanpa rekayasa. Makanya, semua dilakukan oleh sistem dan bisa dipantau langsung publik,” ujarnya.

Dan hingga hari ini, satu hal mulai terlihat jelas: pertarungan menuju predikat “Camat Paling Merakyat” kini mengerucut pada pertarungan dua nama besar — Tellu Limpoe dan Pitu Riase.

lagi, ada istilah2 dlm dunia polling…bisa juga sesekali (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita