ASSEN β Drama besar mewarnai balapan Moto3 Belanda 2026 di Sirkuit Assen. Di tengah sengitnya pertarungan para pembalap muda dunia, nama Veda Ega Pratama tetap menjadi sorotan meski gagal finis akibat crash pada lap kedelapan.
Balapan yang dijuluki sebagai salah satu seri paling liar musim ini menghadirkan duel ketat sejak lampu start padam. Namun pada akhirnya, Maximo Quiles kembali menunjukkan kelasnya sebagai penguasa Moto3 2026 dengan merebut kemenangan sekaligus memperlebar jarak di puncak klasemen.
Kemenangan di Assen membuat pembalap CFMOTO Aspar Team itu kini mengoleksi 211 poin, unggul sangat jauh dari para pesaingnya.
Di belakang Quiles, perebutan posisi papan atas justru semakin panas. David Almansa yang finis runner-up berhasil melonjak ke posisi ketiga klasemen dengan 109 poin, sementara Marco Morelli yang naik podium ketiga kini mengoleksi 102 poin dan terus mengintai.
Bagi publik Indonesia, perhatian utama tentu tertuju kepada Veda Ega Pratama.
Pembalap Honda Team Asia tersebut sebenarnya tampil luar biasa. Start dari posisi ketujuh, Veda sempat menerobos kelompok elit, menyalip satu per satu rivalnya hingga berhasil merebut posisi kedua dan ikut memimpin jalannya balapan.
Sayangnya, ketika duel barisan depan mencapai puncaknya, petaka datang. Motor yang ditungganginya mengalami highside di tikungan Assen dan membuatnya harus mengakhiri balapan lebih cepat.
Meski gagal meraih poin, kabar baiknya posisi Veda di klasemen tidak mengalami penurunan.
Dengan koleksi 82 poin, pembalap muda asal Indonesia itu masih bertahan di posisi keenam dunia dan tetap menjadi pembalap Asia Tenggara dengan performa paling kompetitif musim ini.
Persaingan menarik juga terjadi dengan rival terdekatnya, Muhammad Hakim Danish. Pembalap Malaysia tersebut belum mampu memanfaatkan kegagalan Veda secara maksimal sehingga masih tertahan di posisi ketujuh dengan 73 poin.
Jarak sembilan poin di antara keduanya membuat duel Asia Tenggara dipastikan kembali memanas pada seri berikutnya.
Sementara itu, dominasi Quiles mulai mengingatkan publik pada musim-musim ketika satu pembalap mengendalikan jalannya perebutan gelar sejak pertengahan musim. Selisih 90 poin atas Alvaro Carpe membuat jalan menuju mahkota juara dunia semakin terbuka lebar bagi pembalap muda Spanyol tersebut.
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai GP Belanda
- Maximo Quiles β 211 poin
- Alvaro Carpe β 121 poin
- David Almansa β 109 poin
- Marco Morelli β 102 poin
- Brian Uriarte β 92 poin
- Veda Ega Pratama β 82 poin
- Hakim Danish β 73 poin
- Valentin Perrone β 66 poin
Meski gagal finis di Assen, performa Veda sebelum crash menjadi sinyal kuat bahwa pembalap Indonesia itu masih memiliki kecepatan untuk bersaing di kelompok terdepan. Jika mampu tampil konsisten pada seri-seri berikutnya, peluang menembus lima besar klasemen dunia masih sangat terbuka.
