Makassar, katasulsel.com — Upaya aparat kepolisian menjaga ketertiban malam di Kota Makassar justru berujung insiden tak terduga. Seorang anggota polisi tertabrak sepeda motor saat operasi cipta kondisi digelar di kawasan Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Ujung Pandang, Sabtu malam (23/5/2026) hingga Minggu dini hari (24/5/2026).

Operasi yang digelar jajaran Polsek Ujung Pandang tersebut menyasar potensi gangguan keamanan jalanan, mulai dari aksi begal, kelompok bermotor, hingga pengendara yang membawa senjata tajam serta pelanggaran lalu lintas. Titik pemeriksaan berada tak jauh dari kantor kepolisian sektor setempat, sebuah lokasi yang biasanya menjadi ruang kontrol arus kendaraan di jantung kota.

Insiden bermula ketika sebuah sepeda motor yang ditumpangi dua orang melaju berupaya menghindari razia. Alih-alih berhenti, kendaraan tersebut diduga mencoba menyalip mobil di depannya untuk mencari celah lolos dari pemeriksaan. Namun manuver itu justru membawa mereka berhadapan langsung dengan petugas yang sudah bersiaga di jalur depan.

Dalam hitungan detik, tabrakan tak terhindarkan. Motor tersebut menghantam seorang anggota polisi yang sedang berada di posisi penyekatan. Pengendara dan penumpangnya ikut terjatuh ke aspal setelah benturan terjadi.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengonfirmasi bahwa anggota yang menjadi korban adalah Aiptu Hariadi P Nonci, personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Maloku, Kecamatan Ujung Pandang. Ia memastikan kondisi korban tidak mengalami luka serius.

β€œAlhamdulillah kondisi baik-baik saja, hanya lecet di bagian belakang sedikit,” ujarnya.

Menurut Wahiduddin, pengendara diduga panik ketika melihat razia di depan mata. Motor yang dikendarai tanpa helm itu berupaya menghindari pemeriksaan dengan cara menyalip kendaraan lain, tanpa menyadari bahwa petugas sudah berdiri di titik penyekatan.

Setelah kejadian, kendaraan tersebut langsung diamankan petugas. Selain karena insiden tabrakan, pengendara juga diketahui melanggar aturan lalu lintas karena tidak menggunakan helm. Polisi kemudian memberikan sanksi tilang sebagai bagian dari penegakan aturan di lapangan.

Kapolsek Ujung Tanah Kompol Muhammad Yusuf membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut insiden itu terjadi saat personelnya tengah menjalankan tugas pengamanan rutin untuk menekan potensi kejahatan jalanan di wilayah tersebut.

Peristiwa ini menjadi potret kecil dari dinamika razia malam di kota besar, ketika upaya penertiban bertemu dengan kepanikan pengendara di jalanan yang tak selalu bisa diprediksi. Di satu sisi, aparat berupaya menekan kriminalitas, sementara di sisi lain, reaksi spontan di jalan kerap menghadirkan risiko baru yang tak diinginkan kedua belah pihak.(*)

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.