Soppeng, Katasulsel.com – Kabar yang selama ini dinanti ribuan warga akhirnya mulai terlihat di depan mata.

Di tengah keluhan masyarakat soal krisis air bersih yang telah berlangsung bertahun-tahun, semburan air dari lokasi pengeboran di kawasan Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Jalan Pengayoman, Sabtu (27/6/2026), menjadi secercah harapan baru bagi Kota Watansoppeng.

Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, yang hadir langsung menyaksikan proses uji coba pengeboran tampak optimistis setelah melihat debit air yang keluar cukup besar.

Yang membuat banyak orang terkejut, air tersebut bahkan menyembur ke permukaan tanpa bantuan pompa.

Pemandangan itu langsung memunculkan optimisme bahwa persoalan air bersih yang selama puluhan tahun menjadi “pekerjaan rumah” Kabupaten Soppeng mulai menemukan titik terang.

“Airnya besar, muncrat tanpa pompa. Mohon doanya semoga titik pengeboran lain juga sukses seperti ini,” ujar Suwardi.

Air yang Selama Ini Dicari-cari

Bagi sebagian daerah, air bersih mungkin hal biasa.

Namun bagi banyak warga Soppeng, terutama saat musim kemarau tiba, air menjadi sesuatu yang sangat berharga.

Tak sedikit pelanggan PDAM yang harus menunggu berjam-jam, bahkan berhari-hari, untuk mendapatkan pasokan air.

Keluhan soal krisis air telah menjadi cerita yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sumber air baku dari Ompo yang selama ini menjadi andalan dinilai tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.

Karena itulah, pengeboran sumur dalam yang dilakukan Pemkab Soppeng menjadi salah satu program yang paling dinantikan warga.

Lima Titik, Satu Harapan Besar

Pemerintah Kabupaten Soppeng tidak berhenti pada satu lokasi.

Sebanyak lima titik pengeboran direncanakan di wilayah Kota Watansoppeng.

Jika empat titik lainnya menghasilkan debit air seperti lokasi pertama, maka kebutuhan air bersih masyarakat diperkirakan dapat terpenuhi secara signifikan.

Suwardi bahkan meyakini keluhan warga soal air bersih bisa berakhir.

“Masyarakat tidak akan lagi berteriak karena krisis air,” tegasnya.

Ompo Berpeluang Hidup Kembali

Keberhasilan pengeboran ini tidak hanya berdampak pada pelayanan PDAM.

Ada harapan besar lain yang ikut muncul.

Yakni menghidupkan kembali kejayaan Wisata Permandian Alam Ompo dan Waduk Ompo yang selama ini tidak dapat berfungsi maksimal karena sebagian besar airnya dialihkan untuk kebutuhan masyarakat.

Jika sumber air baru berhasil ditemukan dalam jumlah besar, kawasan wisata yang pernah menjadi ikon Soppeng itu berpeluang kembali ramai dikunjungi.

“Insya Allah dengan kerja keras dan doa warga, niat tulus kita, Permandian Ompo bisa difungsikan kembali dan menjadi kebanggaan Soppeng,” kata Suwardi.

Mimpi Lama yang Mulai Menjadi Nyata

Langkah yang dilakukan Pemkab Soppeng mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.

Sekretaris Majelis Pertimbangan Daerah PKS Soppeng, Firman, menilai keberhasilan pengeboran tersebut dapat menjadi titik balik penyelesaian masalah air bersih yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Bagi warga Soppeng, semburan air yang muncul dari perut bumi di Jalan Pengayoman bukan sekadar hasil pengeboran.

Ia adalah simbol harapan.

Harapan bahwa suatu hari nanti, membuka keran air di rumah tidak lagi menjadi hal yang harus ditunggu-tunggu.