Pendekatan ini juga sejalan dengan kebijakan nasional dalam pengendalian inflasi berbasis kerja sama antarwilayah, di mana daerah produsen dan daerah konsumen didorong untuk saling terhubung secara langsung.

Selain menjaga stabilitas harga, kerja sama ini juga dikaitkan dengan penguatan program gizi masyarakat.

Telur dipandang sebagai salah satu sumber protein hewani yang penting, terutama dalam mendukung program pemenuhan gizi dan makan bergizi di daerah.

Dengan adanya kepastian pasokan, pemerintah daerah berharap stabilitas harga di tingkat konsumen dapat lebih terjaga, sekaligus mendukung akses masyarakat terhadap pangan bergizi dengan harga terjangkau.

Di tingkat implementasi, PKS ini menjadi langkah awal untuk membangun rantai distribusi yang lebih efisien antara Sidrap dan Kendari.

Jika berjalan konsisten, model kerja sama ini berpotensi menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengelola inflasi melalui pendekatan produksi dan distribusi lintas wilayah.

Pada akhirnya, kerja sama ini menunjukkan bahwa pengendalian inflasi bukan hanya urusan angka di meja statistik, tetapi juga soal bagaimana dua daerah saling mengisi kebutuhan dasar masyarakat secara nyata di lapangan. (edy)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini