Ia juga menyinggung pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun resilient health system, terutama dalam menghadapi dinamika global pasca pandemi.

Dengan capaian ini, Syaharuddin Alrif tidak hanya mengukuhkan posisi sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai figur yang mampu menjembatani dunia kebijakan dan akademik—sebuah kombinasi yang jarang, namun semakin dibutuhkan dalam tata kelola pemerintahan modern.

Sidrap pun perlahan bergerak dari sekadar daerah administratif menjadi model lab pembangunan kesehatan berbasis masyarakat di tingkat regional. (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini

Topik: Sidrap