Sidrap, katasulsel.com — Kabupaten Sidenreng Rappang atau Sidrap selama ini dikenal sebagai lumbung pangan Sulawesi Selatan.

Namun, di balik hamparan sawah dan tradisi Bugis yang kuat, daerah yang dijuluki Bumi Nene Mallomo ini juga memiliki sejarah panjang melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era modern, nama-nama putra terbaik Sidrap tercatat pernah menduduki posisi strategis, bahkan mencapai pangkat jenderal dan memimpin institusi penting negara.

Mereka datang dari latar belakang berbeda, namun memiliki satu benang merah yang sama: akar budaya Sidrap yang dikenal menjunjung nilai kejujuran, kecerdasan, dan keteguhan.

Andi Abdullah Bau Massepe, Putra Raja Sidenreng yang Menjadi Jenderal Perjuangan

Jika berbicara tentang tokoh militer terbesar yang pernah lahir dari tanah Sidrap, nama Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Andi Abdullah Bau Massepe hampir selalu berada di urutan pertama.

Lahir di Massepe pada tahun 1918, ia merupakan keturunan bangsawan Sidenreng. Ibunya, Besse Bulo, dikenal sebagai putri Raja Sidenreng.

Dalam sejarah perjuangan Indonesia, Bau Massepe dikenang sebagai Panglima Pertama Tentara Republik Indonesia (TRI) Divisi Hasanuddin yang memimpin perlawanan terhadap kolonial Belanda di Sulawesi Selatan.

Perjuangannya membuat negara menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional pada tahun 2005.

Hingga kini, namanya tetap menjadi simbol keberanian dan patriotisme masyarakat Sidrap.

Kasim Genawi, Putra Sidrap yang Menembus Mabes TNI

Puluhan tahun setelah era Bau Massepe, Sidrap kembali melahirkan perwira tinggi yang sukses menembus lingkaran elite militer nasional.

Mayor Jenderal TNI (Purn.) Kasim Genawi, kelahiran Sidenreng Rappang, 28 Desember 1962, merupakan salah satu putra daerah yang berhasil mencapai pangkat bintang dua di TNI Angkatan Darat.

Lulusan Akademi Militer tahun 1986 ini pernah menduduki sejumlah posisi penting, termasuk Komandan Detasemen Markas Mabes TNI.

Kariernya berpuncak saat dipercaya menjadi Perwira Ahli Tingkat III Panglima TNI.

Perjalanan Kasim Genawi menjadi bukti bahwa putra daerah dari wilayah agraris seperti Sidrap mampu bersaing di tingkat nasional.