Andi Sutomo, Jenderal Bintang Satu yang Menyatukan Dunia Militer dan Akademik
Nama lain yang turut mengharumkan Sidrap adalah Marsekal Pertama TNI (Purn.) Dr. Ir. H. Andi Sutomo.
Perwira TNI Angkatan Udara ini dikenal tidak hanya karena karier militernya, tetapi juga kiprahnya di dunia pendidikan tinggi.
Setelah meraih pangkat bintang satu, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk di lingkungan Universitas Pertahanan.
Kini, pengabdiannya berlanjut melalui dunia akademik sebagai pemimpin perguruan tinggi, menjadikannya salah satu figur yang berhasil menjembatani pengalaman militer dan pengembangan sumber daya manusia.
M. Said Saile, Putra Tonrongnge yang Menjadi Jenderal Polisi
Di lingkungan Polri, nama Inspektur Jenderal Polisi (Purn.) Dr. M. Said Saile menjadi salah satu figur paling dikenal dari Sidrap.
Lahir di Tonrongnge, Sidrap, ia menghabiskan masa kecil dan pendidikan awalnya di daerah tersebut sebelum meniti karier panjang di Kepolisian Republik Indonesia.
Selama lebih dari tiga dekade mengabdi, M. Said Saile dipercaya menduduki berbagai jabatan penting, terutama di bidang pendidikan dan perencanaan strategis Mabes Polri.
Kariernya berakhir dengan pangkat Inspektur Jenderal Polisi atau jenderal bintang dua.
Di luar institusi kepolisian, ia juga dikenal aktif mempererat hubungan diaspora Sidrap melalui organisasi keluarga besar masyarakat Sidenreng Rappang di perantauan.
Sidrap juga terus melahirkan perwira-perwira menengah yang mengisi berbagai posisi strategis di lingkungan TNI dan Polri.
Salah satunya AKBP Erwin Syah yang pernah mencatat sejarah sebagai putra asli Sidrap yang dipercaya memimpin Polres Sidrap di kampung halamannya sendiri.
Ada pula Kompol Sulkarnain yang dikenal memiliki perjalanan karier inspiratif. Berawal dari pangkat bintara, ia berhasil menembus jajaran perwira menengah dan menduduki sejumlah jabatan penting dalam organisasi kepolisian.
Banyak pihak meyakini keberhasilan para tokoh tersebut tidak lepas dari nilai budaya yang tumbuh kuat di tengah masyarakat Sidrap.
Falsafah hidup warisan Nene Mallomo yang terkenal dengan prinsip Macca (cerdas), Malempu (jujur), dan Magetteng (teguh dalam pendirian) masih menjadi pegangan bagi banyak generasi muda Sidrap hingga saat ini.
Dari medan perang, ruang komando, markas besar militer, hingga institusi kepolisian nasional, jejak putra-putri Sidrap terus hadir dalam sejarah Indonesia.
Mereka menjadi bukti bahwa dari sebuah daerah di jantung Sulawesi Selatan, lahir sosok-sosok yang mampu berdiri di garis depan pengabdian kepada bangsa dan negara. (*)
