KATASULSEL.COM — Nama Veda Ega Pratama perlahan berubah dari sekadar pembalap muda potensial menjadi rider yang mulai diperhitungkan serius di paddock Moto3 dunia.

Usai comeback sensasional di Moto3 Catalunya 2026 dari posisi start ke-20 hingga finis kedelapan, sorotan kini datang langsung dari markas besar Honda Racing Corporation (HRC) Jepang.

Veda dikabarkan mendapat paket pengembangan motor terbaru jelang Moto3 Italia 2026 di Sirkuit Mugello, 29–31 Mei mendatang. Upgrade itu bukan ubahan kecil. Honda disebut menyiapkan sasis anyar, pembaruan software elektronik, hingga penyempurnaan engine mapping untuk meningkatkan performa Honda NSF250R miliknya.

Jika kabar ini benar, pesan Honda cukup jelas: Veda bukan lagi sekadar rookie, tapi mulai diproyeksikan sebagai aset masa depan.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Penampilan Veda di Catalunya memang jadi titik balik. Dari start di urutan ke-20, pembalap asal Gunungkidul itu mampu menyalip satu per satu lawannya hingga finis di posisi kedelapan. Sebuah comeback yang membuat banyak mata di paddock mulai tertuju padanya.

Tak lama setelah seri Catalunya berakhir, Veda langsung menjalani latihan intensif bersama Honda Team Asia di Eropa. Waktu jeda dua pekan dimanfaatkan untuk mematangkan persiapan fisik, teknik, hingga evaluasi data balap.

Mugello bukan lintasan biasa. Trek legendaris Italia itu dikenal ganas dengan kombinasi tikungan cepat, perubahan arah ekstrem, serta trek lurus sepanjang 1,1 kilometer yang kerap menjadi arena adu nyali para rider.

Karena itu, Veda kini difokuskan pada latihan stamina, penguatan otot inti, serta kardio intensif guna mengantisipasi arm pump yang sering menjadi masalah di Moto3.

Selain fisik, evaluasi besar juga diarahkan pada sesi kualifikasi. Meski finis kedelapan di Catalunya, start dari posisi ke-20 dianggap terlalu merugikan. Honda Team Asia kini memburu setup terbaik agar Veda bisa tampil lebih kompetitif sejak lap pertama.

Yang paling menarik, HRC Jepang disebut turun tangan langsung menangani motor Veda. Bocoran paddock menyebut Honda mengirim sasis baru dengan karakter fleksibilitas berbeda untuk meningkatkan stabilitas motor saat menikung cepat di Mugello.

Masalah chatter atau getaran berlebih yang sempat mengganggu performa Veda di seri sebelumnya juga menjadi fokus utama pengembangan.

Tak hanya itu, Honda dikabarkan menanamkan sistem engine mapping terbaru dengan kontrol traksi yang lebih adaptif. Tujuannya agar tenaga motor lebih halus saat keluar tikungan, namun tetap agresif saat memasuki trek lurus.

Perlakuan spesial seperti ini sangat jarang diberikan kepada rider rookie. Itu menjadi sinyal bahwa Honda melihat potensi besar dalam diri Veda.

Saat ini Veda Ega Pratama menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 58 poin. Ia bahkan menyandang status rookie terbaik musim ini.

Persaingan papan atas pun makin ketat. Marco Morelli dari CFMoto Aspar Team memiliki jumlah poin sama, sementara Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 hanya terpaut tipis.

…………..

Peluang menembus tiga besar dunia masih sangat terbuka. Veda hanya tertinggal 15 poin dari posisi ketiga klasemen.

Moto3 Mugello pun bisa menjadi balapan paling menentukan dalam perjalanan kariernya musim ini.

Bagi publik Indonesia, balapan di Italia nanti bukan sekadar perebutan poin. Ini adalah peluang besar melihat talenta muda Tanah Air menantang dominasi pabrikan besar dan mencetak sejarah di panggung Moto3 dunia.

Kini satu pertanyaan besar mulai menggema: apakah “senjata baru” dari Honda akan menjadi jalan Veda Ega Pratama menuju podium pertamanya di Mugello?

Pemimpin Redaksi
Edy Basri adalah Pemimpin Redaksi Katasulsel.com. Lulus Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) Dewan Pers sejak 2018 (Wartawan Utama). Sebelumnya sebagai jurnalis di Koran Harian Fajar.