Wajo, Katasulsel.com – Angka kemiskinan Kabupaten Wajo akhirnya terungkap. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat Wajo berada dalam posisi yang cukup baik dibanding sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data BPS Sulawesi Selatan yang diperbarui pada 5 Februari 2026, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Wajo pada Maret 2025 tercatat sebanyak 24,15 ribu jiwa.

Namun, angka yang paling menarik perhatian adalah persentase penduduk miskin Wajo yang berada pada level 5,86 persen.

Angka tersebut ternyata masih lebih rendah dibanding rata-rata Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai 7,60 persen.

Artinya, dari setiap 100 penduduk Wajo, sekitar 6 orang berada dalam kategori penduduk miskin berdasarkan indikator BPS.

Data tersebut menempatkan Wajo sebagai salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan relatif rendah di Sulawesi Selatan.

Jika dibandingkan dengan sejumlah kabupaten lain, persentase kemiskinan Wajo berada di bawah Soppeng yang tercatat 6,65 persen, Barru 8,00 persen, Pinrang 8,38 persen, Bone 9,13 persen, hingga Maros 8,90 persen.

Sementara itu, garis kemiskinan Kabupaten Wajo tercatat sebesar Rp450.789 per kapita per bulan. Angka ini menjadi batas pengeluaran minimum yang digunakan BPS dalam menentukan seseorang masuk kategori miskin.

Meski memiliki catatan positif, angka 24,15 ribu penduduk miskin tetap menjadi tantangan yang harus diperhatikan pemerintah daerah.

Sebab di balik persentase yang relatif rendah, masih terdapat ribuan masyarakat Wajo yang membutuhkan penguatan ekonomi, peningkatan pendapatan, akses pekerjaan, serta dukungan terhadap sektor usaha.

Sebagai daerah yang dikenal kuat di sektor pertanian, perikanan, dan perdagangan, Wajo memiliki modal besar untuk terus menekan angka kemiskinan melalui pengembangan ekonomi produktif masyarakat.

Penguatan sektor pertanian, pemberdayaan UMKM, perluasan lapangan kerja, hingga peningkatan akses permodalan menjadi sejumlah langkah penting agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Secara keseluruhan, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Sulawesi Selatan pada Maret 2025 mencapai 698,13 ribu jiwa dengan persentase kemiskinan sebesar 7,60 persen.

Dengan angka 5,86 persen, Kabupaten Wajo berada di bawah rata-rata provinsi. Data ini menjadi kabar positif, namun sekaligus pengingat bahwa pekerjaan mengurangi kemiskinan belum selesai.

Wajo boleh tersenyum dengan capaian tersebut, tetapi tantangan berikutnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat mampu naik kelas dan menikmati pertumbuhan ekonomi daerah.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Soppeng Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Soppeng hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Soppeng terbaru di sini

Topik: Wajo