Sidikalang, Katasulsel.com β Sebanyak 265 siswa SMK Negeri 1 Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, akan mengikuti Test of English for International Communication (TOEIC) yang difasilitasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Program ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan pada Juli 2026 mendatang.
Plt Kepala Sekolah SMKN 1 Sidikalang, Lamtiur Sihombing, mengatakan bahwa program tersebut merupakan kali pertama digelar di sekolahnya dan menjadi momentum penting bagi peningkatan kompetensi siswa.
βSebanyak 265 siswa SMKN 1 Sidikalang akan mengikuti TOEIC yang diselenggarakan Kemendikdasmen,β ujar Lamtiur, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, pelaksanaan TOEIC ini bukan sekadar ujian, tetapi juga tantangan sekaligus peluang besar bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris, terutama dalam menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Ia menjelaskan, sertifikat TOEIC yang diperoleh nantinya memiliki masa berlaku selama dua tahun dan dapat menjadi nilai tambah penting bagi lulusan.
βKalau lulus, peserta akan menerima sertifikat,β katanya.
Lebih lanjut, sertifikat tersebut dinilai memiliki banyak manfaat, terutama sebagai salah satu syarat pendukung untuk memasuki dunia kerja, khususnya di sektor perhotelan, pariwisata, dan bidang lain yang membutuhkan kemampuan komunikasi internasional.
βDi mana pun, kalau sudah punya sertifikat kompetensi yang selaras dengan kecakapan, akan lebih mudah menembus lapangan kerja,β jelasnya.
Selain itu, sertifikat TOEIC juga dapat digunakan sebagai dokumen pendukung untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.
βSertifikat bisa dipakai sebagai kelengkapan jika ingin masuk PTN jalur prestasi,β tambahnya.
Lamtiur juga menyebut pihak sekolah terus berupaya meningkatkan daya saing siswa melalui pembelajaran tambahan bahasa asing, seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Prancis yang diberikan selama empat jam per minggu.
Menurutnya, penguatan kompetensi bahasa menjadi strategi penting agar lulusan memiliki daya saing global.
Diketahui, SMK Negeri 1 Sidikalang memiliki beberapa jurusan, di antaranya perhotelan, akuntansi, serta teknik komputer dan jaringan. (shr)
