Pinrang, Katasulsel.com β€” Jalan menuju PLTA Bakaru tak pernah benar-benar bersahabat. Di balik tikungan dan hijaunya pegunungan, ada ancaman yang selalu mengintai: batu yang bisa meluncur dari tebing kapan saja.

Sabtu (11/7/2026), ancaman itu kembali memakan korban.

Sebuah mobil yang melintas di Jalan Poros PLTA Bakaru mendadak berhenti. Ban kendaraannya bocor setelah dihantam material batu yang diduga jatuh dari tebing longsor.

Di jalur yang relatif sepi itu, pengemudi hanya bisa pasrah.

Beruntung, personel Provost Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel sedang melintas.

Mereka tidak sekadar memperlambat kendaraan untuk melihat keadaan. Mereka langsung turun tangan.

Ban cadangan dikeluarkan. Dongkrak dipasang. Dalam hitungan menit, ban yang rusak diganti dan mobil kembali bisa melanjutkan perjalanan.

Bagi sang pengendara, bantuan itu datang di waktu yang tepat. Sebab, mencari pertolongan di kawasan pegunungan Bakaru bukan perkara mudah.

Komandan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulsel, Kompol Dr. Ramli, mengatakan membantu masyarakat yang mengalami kesulitan merupakan bagian dari tugas kemanusiaan yang harus dijalankan setiap personel.

“Personel kami diharapkan selalu hadir memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan wujud pelayanan dan pengabdian Brimob kepada masyarakat,” katanya.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahwa Jalan Poros PLTA Bakaru bukan sekadar jalur penghubung. Ruas jalan tersebut juga dikenal rawan longsor, terutama saat musim hujan atau setelah hujan deras mengguyur kawasan pegunungan.

Karena itu, pengendara diminta tidak hanya mengejar cepat sampai tujuan. Kewaspadaan jauh lebih penting daripada kecepatan.

Sebab di Bakaru, bahaya sering kali datang tanpa tanda. Dan kali ini, yang menjadi korban hanyalah sebuah ban mobil.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita pinrang Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar pinrang hanya di Katasulsel.com

πŸ‘‰ Lihat semua berita pinrang terbaru di sini