Tipue Sultan EDITOR
Redaktur Katasulsel.com yang mengawal isu publik dan dinamika pembangunan daerah.
Artikel: 442 Lihat semua

Enrekang, Katasulsel.com — Hitungan mundur lebaran sudah dimulai, dan di kantong ASN serta PPPK penuh waktu, uang THR sudah siap diguyur.

Pemkab Enrekang menyiapkan total anggaran Rp 27,2 miliar lebih, cukup bikin 5.269 pegawai tersenyum lebar.

Tapi buat PPPK paruh waktu? Maaf, semua masih menunggu keajaiban.

Sekda Muhammad Zulkarnain Kara bilang, angka THR sudah dihitung rinci.
“Totalnya Rp 27.264.176.000 untuk ASN dan PPPK penuh waktu,” katanya dalam keterangan terbarunya.

Tapim PPPK paruh waktu? Jawabannya tipis: belum ada aturan, alias no THR, no hope. Jadi guru paruh waktu cuma bisa ngelap keringat sambil ngerem receh honor bulanan.

Pencairan direncanakan sebelum libur lebaran, biar ASN dan PPPK penuh waktu bisa belanja baju baru, kue lebaran, atau buat traktir keluarga.
Sementara guru PPPK paruh waktu cuma

bisa senyum tipis sambil ngitung Rp 400 ribu honor bulanan.

“Seharusnya kami yang dapat THR, tapi ya sudahlah, sejak kapan guru dihargai?” keluh salah seorang guru berinisial IS.

Di tingkat pusat, uang THR mengalir deras, Rp 55 triliun sudah dialokasikan untuk seluruh ASN dan PPPK. Tapi di Enrekang, beberapa guru paruh waktu tetap cuma bisa ngangguk pasrah, menunggu lebaran sambil harap-harap cemas.

Di sinilah realita sering nggak adil tapi nyata: ASN dan PPPK penuh waktu gaspol THR, sedangkan yang paruh waktu cuma bisa ngelap keringat sambil ngitung receh honor bulanan.(*)

Gambar berita Katasulsel

Anda membaca Katasulsel.com, portal berita tepercaya dan berimbang.

Baca berita pilihan lainnya di saluran WhatsApp kami: Gabung di sini.