Jakarta, katasulsel.com — Ada yang sempat “menghilang” dari panggilan penyidik.

Tiga kali pula.

Tetapi Senin malam itu, pelariannya berhenti di sebuah rumah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Tim penyidik Kejaksaan Agung Republik Indonesia datang menjemput Direktur Utama PT Toshida Indonesia, Laode Sinarwan Oda.

Bukan untuk rapat.

Tetapi untuk pemeriksaan kasus dugaan suap tambang nikel yang mulai menyeret nama-nama besar.

Dari pengusaha.

Sampai Ketua Ombudsman RI.

Laode Sinarwan Oda — disingkat LS — kini resmi menyandang status tersangka.

Dan drama “mangkir berjilid-jilid” itu akhirnya berujung penahanan.