Sidrap, Katasulsel.com – Aksi balapan lari dengan taruhan uang meresahkan pengguna jalan di poros Amparita–Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Minggu dini hari, 1 Maret 2026, sekitar pukul 01.43 wita.
Sejumlah remaja terlihat mengambil titik kumpul di sepanjang badan jalan dan menutup akses lalu lintas dengan cara bergerombol di tengah jalan untuk membuat jalur balapan.
Tak hanya itu, sepeda motor mereka diparkir di sisi kiri dan kanan badan jalan sehingga mempersempit ruang kendaraan yang hendak melintas.
Akibatnya, pengendara dari arah Pangkajene maupun Soppeng terpaksa berhenti dan menunggu aksi tersebut selesai.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
Kondisi ini sempat memicu kemacetan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Warga setempat menyebut aksi balapan lari tersebut disertai taruhan uang, sehingga menarik perhatian banyak remaja untuk berkumpul dan menonton di lokasi.
“Kami yang mau lewat terpaksa berhenti karena jalan ditutup. Motor mereka parkir di kiri kanan, lalu mereka masuk ke tengah jalan untuk balapan,” ungkap salah seorang pengendara.
Situasi tersebut dinilai sangat mengganggu ketertiban umum dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, terutama karena berlangsung pada dini hari saat penerangan jalan terbatas.
Sementara itu, Kapolsek Tellu Limpoe, IPTU Suharman Tahir, saat dihubungi terkait aksi tersebut belum memberikan tanggapan.
Warga berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti kejadian tersebut agar tidak terulang kembali dan tidak terus mengganggu serta membahayakan pengguna jalan di poros Amparita–Massepe. (*)

Tinggalkan Balasan