Makassar, Katasulsel.com — Pemerintah Kabupaten Sidrap mulai mempersiapkan langkah besar untuk membangun birokrasi yang lebih profesional dan kompetitif. Salah satu fokusnya adalah memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Sidrap tidak lagi sekadar bekerja rutin, tetapi mampu beradaptasi dengan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.

Komitmen itu terlihat saat Pemerintah Kabupaten Sidrap mengikuti Coaching Clinic Pendampingan Penerapan Sistem Merit Aspek Pengembangan Kompetensi, Budaya Kerja, dan Disiplin yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Kamis (23/7/2026).

Menariknya, delegasi Sidrap dipimpin langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Sidrap, Andi Rahmat Saleh, didampingi Kepala BKPSDM Sidrap, Andi Bustanil.

Kehadiran keduanya menunjukkan bahwa reformasi birokrasi bukan lagi sekadar agenda administratif, melainkan bagian dari strategi besar Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.

Dalam forum tersebut, Andi Rahmat Saleh turut menyampaikan pandangannya mengenai arah pengembangan ASN di daerah. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan pejabat fungsional yang diprediksi akan memegang peran semakin penting dalam struktur birokrasi modern.

Menurutnya, penerapan sistem merit tidak boleh berhenti pada dokumen dan regulasi semata. Sistem tersebut harus benar-benar dijalankan secara konsisten agar setiap ASN memperoleh kesempatan berkembang berdasarkan kompetensi, kinerja, dan prestasi.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan birokrasi yang profesional, transparan, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Andi Rahmat Saleh.

Kegiatan yang diikuti seluruh sekretaris daerah dan pejabat pengelola kepegawaian se-Sulawesi Selatan itu menjadi forum penting untuk menyamakan langkah antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, dan pemerintah kabupaten/kota.

Berbagai materi strategis dibahas, mulai dari penguatan kompetensi ASN, penerapan budaya kerja BerAKHLAK, hingga mekanisme penilaian dalam sistem merit yang kini menjadi salah satu indikator penting reformasi birokrasi nasional.

Bagi Sidrap, agenda ini bukan hanya soal memenuhi tuntutan regulasi. Lebih dari itu, pemerintah daerah ingin memastikan ASN memiliki kapasitas yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Dengan penguatan sistem merit, peluang karier ASN di Sidrap diharapkan semakin terbuka berdasarkan kemampuan dan prestasi, bukan sekadar faktor senioritas atau kedekatan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap tengah menyiapkan fondasi birokrasi yang lebih modern, profesional, dan siap menghadapi tantangan pelayanan publik di masa depan. (*)

Topik Terkait: Makassar
Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini