Palopo, Katasulsel.com β Sebuah aksi penikaman yang menggemparkan warga terjadi di kawasan Lorong Benteng, depan Kampus Kamanre, Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo. Seorang pemuda bernama Gunawan H.A. Rahim M. (26) menjadi korban penikaman di bagian leher saat baru tiba di sebuah rumah kost pada dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.30 Wita, Minggu (29/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban baru saja tiba di sebuah kost bersama seorang saksi berinisial RN. Namun situasi yang semula normal berubah mencekam ketika seorang pria berinisial R alias B tiba-tiba muncul di lokasi.
Tanpa diduga, pria tersebut diduga langsung mendekati korban dan mengeluarkan senjata tajam. Setelah sempat melontarkan beberapa kalimat, pelaku diduga menikam leher korban sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.
Serangan mendadak itu membuat korban mengalami luka serius pada bagian leher. Warga dan saksi yang berada di sekitar lokasi kemudian berupaya memberikan pertolongan sebelum korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Meski berhasil selamat, kondisi Gunawan dikabarkan masih dalam tahap pemulihan. Selain luka fisik yang dideritanya, korban juga mengalami trauma akibat kejadian yang nyaris merenggut nyawanya tersebut.
Pihak keluarga mengaku sangat terpukul atas insiden yang menimpa korban. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap kasus tersebut dan menangkap pelaku agar mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Kami berharap anak kami bisa pulih sepenuhnya, baik secara fisik maupun psikis. Semoga pelaku segera diadili agar tidak ada korban lain yang mengalami kejadian serupa,” ujar perwakilan keluarga.
Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tercatat dengan nomor laporan LP/B/46/VI/2026/SPKT/Polsek Wara/Polres Palopo/Polda Sulawesi Selatan.
Keluarga korban menyatakan siap mendukung proses penyelidikan dengan memberikan keterangan maupun informasi yang dibutuhkan penyidik guna mempercepat pengungkapan kasus.
Sementara itu, peristiwa penikaman tersebut menjadi perbincangan warga sekitar, khususnya di kawasan sekitar kampus. Sejumlah warga mengaku khawatir dan berharap aparat meningkatkan pengawasan keamanan, terutama pada jam-jam rawan menjelang subuh.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penyerangan dan memburu terduga pelaku yang diketahui melarikan diri setelah kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan pelaku agar segera melapor kepada pihak berwenang. (*)
