Wajo, Katasulsel.com – Di tengah derasnya arus perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan tantangan demografi yang terus berkembang, keluarga kembali ditempatkan sebagai pusat perhatian pembangunan. Bukan tanpa alasan. Dari lingkungan keluarga lahir karakter, pendidikan pertama, kesehatan, hingga kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan masa depan daerah dan bangsa.

Pesan itulah yang mengemuka dalam rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Wajo. Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan tentang bagaimana membangun generasi masa depan dari institusi terkecil bernama keluarga.

Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Firmansyah Perkesi, menilai Harganas tahun ini memiliki makna strategis karena hadir pada saat daerah-daerah di Indonesia sedang berpacu menyiapkan fondasi menuju visi Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya diukur melalui infrastruktur, investasi, maupun pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, kualitas keluarga menjadi indikator utama yang menentukan keberhasilan pembangunan jangka panjang.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri Malam Gala Dinner Silaturahmi Bangga Kencana Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Callaccu, Sengkang, Rabu (29/7/2026) malam.

Malam itu, suasana Sengkang terasa berbeda. Ratusan tamu dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan berkumpul dalam satu ruang silaturahmi yang mempertemukan pemerintah daerah, pemangku kebijakan, serta para pelaksana program kependudukan dan pembangunan keluarga.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Wajo Andi Rosman, Wakil Bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Bagi Firmansyah, penunjukan Kabupaten Wajo sebagai tuan rumah peringatan Harganas tingkat provinsi bukan sekadar kehormatan administratif. Ia melihatnya sebagai bentuk kepercayaan sekaligus pengakuan terhadap komitmen daerah dalam mendukung program pembangunan keluarga.

“Kelompok keluarga adalah fondasi utama dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, DPRD Kabupaten Wajo berkomitmen mendukung berbagai program Bangga Kencana, termasuk percepatan penurunan stunting melalui sinergi pemerintah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan kualitas sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Dalam konteks itu, Program Bangga Kencana tidak lagi dipahami sebatas program keluarga berencana, melainkan sebuah gerakan pembangunan manusia yang menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, ketahanan keluarga, hingga kesejahteraan sosial.

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Wajo hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Wajo terbaru di sini