Firmansyah menilai tantangan yang dihadapi daerah saat ini semakin kompleks. Masalah stunting, ketahanan ekonomi keluarga, hingga perubahan pola pengasuhan anak membutuhkan solusi yang tidak bisa diselesaikan oleh satu institusi saja.

Karena itu, ia mendorong lahirnya model kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, hingga sektor swasta. Menurutnya, keluarga yang kuat hanya dapat lahir dari ekosistem pembangunan yang saling mendukung.

Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kabupaten Wajo juga ingin menunjukkan bahwa pembangunan keluarga bukan sekadar slogan. Melalui berbagai program yang terintegrasi, daerah ini terus berupaya menekan angka stunting, meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, serta memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng pertama pembangunan manusia.

Malam gala dinner semakin semarak ketika dilakukan penyerahan piagam penghargaan kepada sejumlah kepala daerah dan perwakilan instansi dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana.

Bagi Firmansyah, penghargaan tersebut bukanlah garis akhir, melainkan bahan bakar semangat untuk terus berinovasi. Ia percaya bahwa kompetisi positif antardaerah akan melahirkan berbagai terobosan baru dalam pembangunan keluarga.

“Harganas harus menjadi momentum memperkuat sinergi dan bertukar pengalaman antardaerah. Dengan begitu, kita bisa menghadirkan kebijakan yang lebih efektif dalam membangun keluarga yang berkualitas,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa masa depan Indonesia sesungguhnya sedang dipersiapkan dari ruang-ruang keluarga hari ini. Anak-anak yang tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang baik, serta dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang harmonis akan menjadi modal utama bangsa menghadapi bonus demografi dan persaingan global.

Karena itu, menurut Firmansyah, investasi terbaik bukan hanya membangun jalan, gedung, atau kawasan industri, melainkan membangun keluarga yang tangguh. Sebab dari sanalah lahir generasi yang akan mengisi Indonesia Emas 2045.

Dan malam di Callaccu itu, di bawah cahaya lampu taman yang menerangi Sengkang, pesan tersebut bergema kuat: membangun daerah sejatinya dimulai dari membangun keluarga. Sebab keluarga yang berkualitas bukan hanya pondasi masyarakat, tetapi juga jantung peradaban bangsa (*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Wajo Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Wajo hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Wajo terbaru di sini