Kendari, katasulsel.com β Di tengah kerasnya ritme dunia jurnalistik dan persaingan media digital yang semakin ketat, Edi Sartono dan Usman menghadirkan pesan berbeda saat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Bukan lewat ruang konferensi atau forum diskusi media, tetapi melalui penyembelihan hewan kurban yang dilakukan Jaringan Media Siber Indonesia Kota Kendari.
Satu ekor sapi kurban disembelih langsung dalam suasana penuh kebersamaan. Momentum itu menjadi simbol bahwa insan pers tidak hanya dipersatukan oleh profesi, tetapi juga oleh kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan.
Ketua JMSI Kota Kendari, Edi Sartono, mengatakan Iduladha menjadi pengingat penting tentang arti berbagi dan pengorbanan dalam kehidupan sosial.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
βKegiatan ini adalah bagian dari amaliah di bulan Iduladha, di mana kita diajarkan untuk saling berbagi dan berkurban demi mengharap rida Allah SWT,β ujarnya.
Di bawah kepemimpinan Edi Sartono, JMSI Kota Kendari dinilai aktif membangun hubungan sosial dengan berbagai pihak, termasuk mereka yang memiliki kepedulian terhadap insan pers di daerah.
Semangat itu juga diamini Usman yang turut mendampingi prosesi penyembelihan hewan kurban. Baginya, keberhasilan JMSI kembali melaksanakan kurban tahun ini bukan hanya soal menyembelih sapi, tetapi tentang menjaga solidaritas di tengah kehidupan wartawan yang penuh tekanan.
βAlhamdulillah, tahun ini kami kembali bisa melaksanakan penyembelihan satu ekor sapi. Kami terus membangun komunikasi agar ada pihak-pihak yang mau menyalurkan kurbannya melalui JMSI,β kata Usman.
Daging kurban nantinya dibagikan kepada wartawan dan sejumlah mitra kerja media di Sulawesi Tenggara. Langkah itu menjadi bentuk nyata bahwa organisasi pers juga memiliki tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.
Menurut Usman, wartawan bukan hanya pemburu berita, tetapi juga bagian dari denyut kehidupan sosial yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Karena itu, Iduladha dianggap menjadi momentum penting untuk merawat rasa persaudaraan di tengah kesibukan dunia media yang bergerak cepat dan penuh dinamika.
Di akhir kegiatan, Edi Sartono dan Usman bersama jajaran pengurus JMSI memanjatkan doa bagi pihak yang telah mempercayakan hewan kurbannya melalui JMSI Kota Kendari.
βMari kita doakan bersama agar pihak yang telah menyumbangkan sapi kurban melalui JMSI Kota Kendari mendapatkan berkah dan pahala berlipat ganda,β tutup Usman.
Di balik aktivitas jurnalistik yang keras dan kompetitif, Iduladha di JMSI Kota Kendari menghadirkan pesan sederhana namun kuat: persaudaraan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utama menjaga kemanusiaan. (*)
