Sidrap, Katasulsel.com – Lautan manusia berseragam dan berbusana adat dari Kabupaten Enrekang menjadi salah satu pusat perhatian pada pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidrap, Kamis (2/7/2026).
Sebanyak 4.500 peserta yang tergabung dalam Kontingen PGRI Enrekang memasuki arena defile dengan formasi panjang dan rapi, dipimpin langsung Bupati Enrekang, Muh. Yusuf Ritangnga. Kehadiran orang nomor satu di Enrekang itu menambah semarak parade yang diikuti puluhan ribu guru dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Tak sendiri, Yusuf Ritangnga berjalan di barisan terdepan bersama Ketua TP PKK Enrekang yang juga Bunda PAUD, Ratnawati YR, Ketua DPRD Enrekang Ikrar Eran Batu, serta Ketua PGRI Enrekang yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Enrekang, Erik. Turut bergabung Pimpinan Cabang BPD Sulselbar Enrekang, Hasdiana.
Di belakang rombongan pimpinan, ribuan guru, atlet, pengurus PGRI, panitia, hingga peserta penggembira membentuk iring-iringan panjang yang memadati lintasan defile.
Yang membuat kontingen ini tampil berbeda adalah konsep “Guru Tempo Doeloe” yang dipadukan dengan busana adat khas Enrekang. Penampilan tersebut sukses menyita perhatian peserta dan tamu undangan, bahkan beberapa kali mendapat tepuk tangan dari tribun stadion.
Dengan jumlah mencapai 4.500 orang, Kontingen PGRI Enrekang menjadi salah satu rombongan terbesar dalam pembukaan Porsenijar Sulsel 2026.
Di panggung kehormatan, hadir Ketua PB PGRI Unifa Rosyidi, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah anggota DPRD Sulsel, termasuk legislator asal Enrekang, Asman.
Sepanjang defile berlangsung, Bupati Yusuf Ritangnga tampak menikmati suasana kebersamaan bersama para guru. Ia berjalan kaki mengiringi kontingen, melambaikan tangan ke arah panggung utama, hingga melayani permintaan swafoto dari peserta yang datang dari berbagai daerah.
Ketua PGRI Enrekang, Erik, menyebut antusiasme ribuan guru yang hadir menjadi bukti kuatnya solidaritas organisasi guru di daerah tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh guru yang telah berpartisipasi. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa PGRI Enrekang semakin solid, semakin kompak, dan siap memberikan kontribusi terbaik dalam olahraga, seni, pembelajaran, maupun pengembangan profesi guru,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh kontingen PGRI se-Sulawesi Selatan. Ia berharap ajang tersebut menjadi ruang mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat semangat sportivitas di kalangan guru.
Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 diikuti sekitar 65 ribu peserta dari 24 kabupaten dan kota. Selama lima hari pelaksanaan, para peserta akan mengikuti berbagai kompetisi olahraga, seni, dan ilmiah yang menjadi ajang silaturahmi terbesar bagi insan pendidikan di Sulawesi Selatan.
Bagi Enrekang, kehadiran 4.500 peserta bukan sekadar angka. Defile akbar itu menjadi simbol kekompakan para guru sekaligus membawa semangat besar yang terus digaungkan daerah tersebut: “Enrekang Sejahtera untuk Semua.” (*)
