MUGELLO, akatasulsel.com — Balapan Moto3 akhir pekan ini di Sirkuit Mugello diprediksi bakal panas. Nama pembalap Malaysia, Hakim Danish Ramli, lagi naik daun dan bikin lawan-lawan mulai waspada.

Hakim datang dengan modal percaya diri tinggi setelah tampil gacor di Moto3 Catalunya 2026. Di seri itu, dia sukses finis posisi 7—hasil terbaiknya musim ini, sekaligus momen dia pertama kali mengungguli rivalnya, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia.

Bukan cuma soal posisi, tapi cara balap Hakim di Catalunya juga bikin banyak mata tertuju. Dia sempat nyaris naik podium, tapi kehilangan momentum di lap terakhir gara-gara kesalahan kecil.

“Aksi di Catalunya bikin saya makin percaya diri karena bisa bersaing di depan,” kata Hakim Danish.

Camat Paling Merakyat Versi Pembaca

Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.

Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.

1 perangkat/IP = 1 suara

Memuat 3 besar...

Meski begitu, dia mengakui masih ada rasa nyesel karena gagal podium. Tapi buat dia, itu jadi pelajaran penting sebelum turun di Mugello.

“Sayang memang gagal podium, tapi itu pengalaman yang harus saya ambil,” tambahnya.

Yang bikin makin menarik, Hakim punya catatan cukup oke di Mugello. Artinya, trek ini bisa jadi panggung buat dia kembali unjuk gigi.

Di sisi lain, Veda Ega Pratama juga diprediksi nggak akan tinggal diam. Rider muda Indonesia itu tetap jadi ancaman serius bersama Honda Team Asia, apalagi performanya musim ini cukup stabil.

Intinya, duel dua rider Asia ini di Mugello bukan sekadar soal kecepatan, tapi juga soal mental. Siapa yang paling tahan tekanan, dia yang bakal pulang dengan senyum paling lebar. (*)

Mengawal akurasi dan kedalaman berita