Junita menuturkan, setamat dari SMP Katolik Santu Paulus Sidikalang, ia meneruskan pendidikan ke SMA Unggul Del Laguboti. Diketahui, sekolah itu adalah milik Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang juga mantan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan.
βSaya alumni terbaik SMA Unggul Del. Pimpinan sekolah pernah menawarkan agar dikuliahkan ke luar negeri. Namun dengan berbagai pertimbangan, saya pilih tes dan masuk di Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakartaβ, kata Junita.
Junita mengutarakan, mata pelajaran biologi dan terkhusus penelitian adalah favoritnya. Semasa kuliah, ia merupakan peserta summer school (pertukaran pelajar) ke Belanda selama 2 minggu. Tetapi, Junita malah menghabiskan waktu sampai 1 bulan. Tujuannya ingin mencari info, apakah Belanda cocok buatnya menekuni penelitian. Kala itu, hatinya senang. Tinggal mencari cara menembus kampus.
Tantangannya adalah, ayahnya, Wesly Solin dan ibunya Mesli Pasaribu tidak memiliki kecukupan finansial. Ayah hanya seorang petani dengan lahan kopi seadanya. Sedang, ibu purna bhakti perawat di RSUD Sidikalang.
Camat Paling Merakyat Versi Pembaca
Polling ini partisipatif, bukan survei ilmiah. Indikator : Sisi kedekatan dengan warga, respons terhadap masalah, hingga dukungan pada aktivitas sosial dan ekonomi lokal.
Polling ini partisipasi pembaca, bukan survei ilmiah.
1 perangkat/IP = 1 suara
βMamakku bilang, kalau mau lanjut S2, cari dana sendiri. Cari beasiswa. Kami hanya sanggup S1β, ujar Junita mengenang.
Kalimat itu selalu terpatri di hati. Melalui tangan Tuhan, ia disuguhkan 2 sumber beasiswa termasuk Erasmus. Dan, akhirnya memutuskan menerima Stuned. Full scholarship.
Wesly membenarkan penuturan Junita.
βPembicaraan semasa kuliah di UGM, kami nyatakan, hanya sanggup S1β, kata Wesly. (*)
