Pemimpin Redaksi Katasulsel.com, Edy Basri, menegaskan bahwa setiap naskah tetap melewati proses penyaringan redaksi.
“Tidak semua kiriman langsung tayang. Kami tetap melakukan editing, verifikasi, dan penilaian kelayakan sebelum dipublikasikan,” ujarnya.
Menurutnya, fitur ini lahir dari banyaknya pembaca yang ingin ikut terlibat dalam ruang pemberitaan.
Banyak warga, kata dia, sebenarnya memiliki informasi dan peristiwa penting di sekitarnya, tetapi tidak punya wadah untuk menyampaikannya.
“Ini kami buka karena memang ada kebutuhan itu. Pembaca ingin ikut menulis, ikut menyampaikan cerita,” katanya.
Dengan model ini, Katasulsel.com tidak lagi hanya menjadi media satu arah. Tapi berubah menjadi ruang dua arah, tempat pembaca juga bisa menjadi penulis.
Meski begitu, redaksi tetap menjadi pintu akhir. Menyaring, memeriksa, dan memastikan setiap informasi yang dipublikasikan tetap sesuai kaidah jurnalistik.
Langkah ini sekaligus menandai perubahan cara kerja media: dari sekadar menyampaikan berita, menjadi ruang partisipasi publik.
Pertanyaannya kini sederhana, tapi langsung mengena:
masih mau hanya membaca, atau mulai ikut menulis? (*)
