Di kalangan ASN, nama Faisal dikenal sebagai sosok yang memahami betul seluk-beluk manajemen kepegawaian. Banyak pegawai yang mengenangnya sebagai figur yang tegas dalam aturan, namun tetap membuka ruang komunikasi bagi bawahannya.

Puncak pengabdiannya datang ketika dipercaya menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap pada tahun 2022.

Jabatan itu memperluas ruang pengabdiannya. Jika sebelumnya ia mengurus pengembangan aparatur, maka di Dinas Pendidikan ia ikut menentukan arah pembangunan sumber daya manusia Sidrap melalui dunia pendidikan.

Banyak pihak menilai, perpindahan dari dunia kepegawaian ke sektor pendidikan bukan tugas mudah. Namun Faisal mampu beradaptasi dan menjalankan amanah tersebut hingga akhir masa pengabdiannya.

Karena itulah, kepergiannya tidak hanya dirasakan oleh kalangan ASN, tetapi juga oleh guru, tenaga kependidikan, dan berbagai elemen masyarakat yang pernah berinteraksi dengannya.

Dalam amanatnya, Bupati Syaharuddin Alrif menyebut almarhum sebagai figur panutan yang meninggalkan teladan pengabdian.

“Almarhum adalah sosok panutan, dermawan, dan sangat aktif selama menjalankan tugas sebagai ASN,” kata Syaharuddin.

Menurut Bupati, Sidrap kehilangan salah satu aparatur terbaik yang selama hidupnya menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi kerja yang patut menjadi contoh bagi generasi ASN berikutnya.