Jika dilihat dari kacamata analisis politik, konsolidasi ini memperlihatkan Golkar Sulsel sedang memperkuat party machine menjelang agenda politik ke depan. Sementara absennya Suwardi Haseng menjadi variabel kecil yang ikut masuk dalam “peta baca politik”, meski belum cukup untuk disimpulkan sebagai dinamika serius.
Pada akhirnya, forum ini tetap ingin mengirim pesan tunggal: Golkar Sulsel ingin tampil sebagai partai yang solid, terstruktur, dan siap menghadapi kontestasi politik berikutnya tanpa gangguan internal yang berarti. (*)
Halaman
