Soppeng, Katasulsel.com – Mahasiswa Praktik Belajar Lapangan (PBL) III Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin menggelar penyuluhan kesehatan tentang pencegahan diabetes melitus di Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Manis Secukupnya, Sehat Selamanya: Kenali Gula dalam Makanan dan Minuman, Cegah Diabetes Sejak Dini” tersebut diikuti oleh 24 peserta dari masyarakat setempat.

Penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diabetes melitus, faktor risiko penyakit, batas konsumsi gula harian yang dianjurkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Mahasiswa menghadirkan Wihda Rusdi, A.Md.Kep, tenaga kesehatan yang juga merupakan warga Desa Congko, sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut.

Dalam penyampaiannya, Wihda menjelaskan bahwa diabetes melitus merupakan salah satu penyakit tidak menular yang kasusnya terus meningkat dan perlu mendapat perhatian serius dari masyarakat.

Menurutnya, pola konsumsi makanan dan minuman tinggi gula menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya diabetes apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Materi penyuluhan disampaikan menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari, seperti kebiasaan mengonsumsi kopi, teh, dan sirup yang mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi.

Selain pemaparan materi, peserta juga diajak berdiskusi mengenai kebiasaan konsumsi gula dalam keluarga serta cara mengurangi asupan gula secara bertahap tanpa harus menghilangkan kebiasaan mengonsumsi minuman favorit mereka.

“Mengurangi konsumsi gula bukan berarti menghilangkan rasa manis sepenuhnya, tetapi membiasakan diri mengonsumsi gula sesuai kebutuhan agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari risiko diabetes,” kata Wihda Rusdi.

Selama kegiatan berlangsung, peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait pola makan sehat, gejala diabetes, serta langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kadar gula darah tetap normal.

Mahasiswa PBL III FKM Universitas Hasanuddin menilai edukasi kesehatan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam menekan risiko penyakit tidak menular di tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya membatasi konsumsi gula, menerapkan pola makan sehat, serta meningkatkan aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya pencegahan diabetes melitus.

Selain itu, peserta juga diharapkan dapat menyebarluaskan informasi yang diperoleh kepada anggota keluarga dan masyarakat sekitar sehingga kesadaran tentang pencegahan diabetes dapat terus meningkat.

Kegiatan penyuluhan kesehatan ini merupakan bagian dari program pengabdian mahasiswa PBL III FKM Universitas Hasanuddin di Desa Congko yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan perilaku hidup sehat masyarakat.

Dengan edukasi yang berkelanjutan, mahasiswa berharap masyarakat Desa Congko, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng dapat menerapkan pola hidup sehat dan menurunkan faktor risiko penyakit diabetes melitus di lingkungan keluarga maupun masyarakat.(*)

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Soppeng Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Soppeng hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Soppeng terbaru di sini