Oleh: Moch. Refa Amirul


Pada suatu hari, saya mendapat ajakan dari teman ikut pergi ke kampungnya bersama teman-teman lain, yang berjarak sekitar 220 km dari Kota Makassar atau sekitar 25 km dari Pusat Kota Enrekang. Hari itu, kami memulai perjalanan dari jam 11 siang dan begitu banyak kendaraan lain yang juga sedang melakukan perjalanan musafir ke masing-masing wilayahnya, begitupun sebaliknya.

Memasuki wilayah Maros, kami sempat singgah di Roti Maros Salenrang untuk mengisi perut, sebab saya belum sempat sarapan pagi dan menariknya, tersedia roti gratis bagi para musafir sambil belanja roti buat menikmati bareng di kampung teman nanti.

Sesampainya di Kota Parepare, kota kelahiran Bapak Presiden RI Ke-3, B.J. Habibie, kami istirahat sambil singgah makan bakso di pelataran Masjid Terapung B.J. Habibie, Parepare, akan tetapi saya belum cukup menikmati keindahan sambil mengambil momen foto, sebab kami harus melanjutkan kembali perjalanan ini.

Sambil menyusuri Kota Parepare, saya berberapa kali memperhatikan vibes-nya yang mengingatkan pada kampung saya di Kota Baubau, meski terasa lebih padat Kota Parepare di banding dengan Baubau. Tak lama kemudian, kami memasuki wilayah Sidrap yang tidak terlalu jauh dari kawasan kota dan disana kami bergantian membawa motor, soalnya teman merasa mengantuk hahah..

Tiba sebuah pertigaan di Kota Sidrap, Di titik itu, jalan bercabang ke dua arah, yaitu belok kiri mengarah ke Enrekang dan lurus mengarah ke Kota Palopo. Karena tujuan kami memang ke sana, kami pun memilih belok sebelah kiri dan lanjut perjalanan. Sekitar 30 menit kemudian, kami tiba di gerbang perbatasan Sidrap-Enrekang.

TIBA DI ENREKANG!

Kami memulai menyusuri kawasan Maiwa (Maroangin) tepat di Enrekang, rasanya lega setelah beberapa wilayah yang harus melintasi, lagi-lagi kembali istirahat beli air segelas sebab perjalanan ini harus bertempuh sejam lagi baru nyampai di kampung teman. Meski perjalanan yang berliku membuat terasa lelah, tetapi sekitar pemandangan hijau ini sedikit demi sedikit mengobati rasa lelah itu.

Satu jam kemudian, saya beserta teman-teman telah tiba di kampung teman dan istirahat sambil menikmati keindahan Labuku sambil minum teh. Tidak lama kemudian, teman-teman lain mulai makan durian, sayangnya saya memang gak suka durian apalagi baunya. Tetapi saya coba makan durian, ternyata rasanya enak dan meski rasanya membuat saya sedikit mual Hahaha. Setelah itu, kami menikmati makan malam dan istirahat untuk melanjutkan perjalanan keesokan harinya.

LANJUT ESOKNYA..

Wow! Beberapa jam kemudian, sempat ada pesan dari dosen masuk di grup kami, dan ternyata ada beberapa nama yang di wajibkan datang ke kampus sehingga mau tidak mau, kami bergegas harus putar balik ke Kota Makassar. Sebelum lanjut, kami sempat singgah di Kota Enrekang untuk ngopi sekitar satu jam. Setelah itu, kembali melanjutkan perjalanan dan kami sempat melewati arah berbeda, lurus ke arah Sidrap dan belok sebelah kanan ke Pinrang.

Kami berbelok kanan ke arah Pinrang, kawasan Bumi Lasinrang dimana dengar cerita bahwa ayah saya terlahir di Langnga-Pinrang. Dalam hati, ada keinginan menginjakkan kaki di daerah Langnga. Namun, karena perjalanan masih jauh sehingga keinginan itu harus saya tunda untuk lain waktu.

Menjelang waktu Maghrib, saya tiba kembali di Kota Parepare untuk beristirahat dan makan selama sekitar satu jam. 1 jam kemudian, kami kembali melanjutkan perjalanan ke Kota Makassar. Sekitar pukul 20.30 WITA, kami memasuki wilayah Mandalle-Pangkep dan singgah sejenak di Alfamart pinggir jalan untuk membeli air minum sebelum melakukan perjalanan.

TIBA KEMBALI…

Sekitar pukul 22.15 WITA, akhirnya kami tiba kembali di Kota Makassar dan saya langsung pulang ke Asrama untuk beristirahat. Meski cukup melelahkan, perjalanan singkat ke desa Labuku yang memakan waktu cukup 8 jam menjadi pengalaman yang berkesan.

Ditulis oleh:

Moch. Refa Amirul
Founder MianaIde.id

Maghrib di Kota Makassar, 17-07-2026

Topik Terkait:
Artikel ini termasuk dalam kategori Berita Sidrap Hari Ini .
Temukan berita terbaru dan terkini seputar Sidrap hanya di Katasulsel.com

👉 Lihat semua berita Sidrap terbaru di sini